Superblok Bandara City Rampungkan Pembangunan Tower Saphire

Provident Development, pengembang kawasan superblok Bandara City (sebelumnya bernama Grand Dadap City) baru saja menuntaskan pembangunan tower perdana mereka yakni Sapphire pada hari Minggu lalu (21/5).

grand dadap city

Menyiapkan dana belanja sekitar Rp600 miliar untuk mengembangkan Bandara City tahap dua, pengembang mengaku optimis dengan kesuksesan produk ini.

“Ini merupakan langkah kami dalam menyambut rencana pengoperasian Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno Hatta,” kata Direktur Utama Provident Development, Ronnie Mustafa disela prosesi tutup atap Tower Sapphire, Minggu (21/5/2017). Menurut Ronnie, perkembangan Bandara Soekarno-Hatta yang kelak mampu menampung 25 juta penumpang pertahun akan mampu menggairahkan perekonomian kawasan Tangerang dan Sekitarnya.

“Posisi kami yang paing dekat dengan bandara menjadi keuntungan tersendiri,” imbuh dia.     Bandara City yang sebelumnya dikenal dengan nama Grand Dadap City, membidik para pelaku bisnis yang memiliki mobilitas tinggi, perusahaan – perusahaan cargo, maupun pelaku usaha di bidang pariwisata.

Tower Sapphire merupakan hunian vertikal yang terdiri dari tiga tipe yakni; tipe studio, one bedroom dan two bedroom dengan harga jual mulai Rp300 jutaan. Tower ini merupakan tower kedua dari empat menara yang akan dibangun di atas lahan seluas 6,7 hektare. “ini merupakan pembangunan tahap kedua dari tiga tahap yang kami rencanakan. Pada tahap pertama telah terbangun pusat perbelanjaan Grand Ddap Mal dan tower Sapphire 1,” imbuh Ronnie Mustafa.

Tahap kedua akan membangun empat tower, diawali dengan Tower Sapphire 2. Dan tahap ketiga akan dibangun hotel dan landed house.

Kawasan Superblok Bandara City berada di Jalan Raya Perancis, Kelurahan Dadap Kecamatan kosambi Kota Tangerang, Banten. Selain telah berdiri pusat perbelanjaan Grand Dadap Mall, kawasan ini juga ditunjang dengan sekolah, rumah sakit, pusat bisnis Cengkareng Business Center, akses toll dan yang utama Bandara Sorkarno Hatta.

Provident Development sendiri merupakan bagian dari Provident Group (Provident Agro) yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar 30 triliun rupiah. Didirikan sejak September 2013, Provident Development mempunyai visi menjadi “Lima Pengembang Terbaik di Indonesia” dalam hal kualitas, pertumbuhan dan kesinambungan.

 

Aziz Fahmi Hidayat

 

About The Author

Related posts