Sensasi Investasi dari Arena Balap

Property-In.co – Peluang investasi yang ditawarkan Lorin Sentul Hotel melalui produk kondotelnya bisa menjadi solusi investasi properti menjanjikan tahun ini. Bagaimana tidak? Okupansinya mencapai 70%, bahkan dalam weekdays sekalipun.

Heri-Haryosa-Lorin-Sentul-Hotel
Heri Haryosa

Deru mesin meraung-raung yang memekakkan telinga merupakan sensasi tersendiri bagi penghuni maupun pengunjung kawasan Sirkuit Sentul, Bogor.

Arena balap resmi terbesar di Indonesia ini memang kadung dikenal sebagai salah satu ajang adu aksi para penggila kecepatan dan juga menjadi destinasi wisata yang asyik karena hembusan udara sejuknya.

Potensinya sebagai salah satu tujuan wisata dan olahraga tersebut berimbas pada kunjungan masyarakat yang terbilang cukup tinggi.

“Rerata, okupansi kami minimal 70%,”  kata Heri Haryosa, General Manager Lorin Sentul Hotel.

Angka ini terakumulasi dari para kontestan balap lokal maupun internasional beserta krunya hingga konsumen yang menjadikan tempat tersebut sebagai wahana liburan dan tempat tinggal.

Berangkat dari pesona itulah, Lor Internasional Hotel—pengembang yang awalnya fokus menggarap hotel sebagai bisnis utamanya—mulai melirik potensi lain dari kawasan tersebut dengan membangun properti berupa kondotel.

Hasilnya, dalam waktu relatif singkat, Kondotel Lorin Sentul Hotel mampu menuai respons positif dari para investor yang antusias.

Banyak keistimewaan yang ditawarkan kondotel ini sebagai media investasi properti di Bogor. Meskipun terdapat beragam pilihan investasi yang tersebar di Kota Hujan tersebut—mulai dari residensial, apartemen, resort sampai kondotel sendiri—Kondotel Lorin Sentul memiliki spesifikasi keunggulan yang tidak ditemui di properti sejenis.

Satu di antaranya yang paling prestisius adalah ketersediaan unit jadi. “Artinya, unit kami ready, bisa langsung dipakai oleh konsumen,” ujar Heri.

Dengan adanya unit yang sudah siap pakai, investor bisa langsung mengoperasikan asetnya sehingga tidak perlu menunggu 1-2 tahun sampai bangunan jadi dan tentunya bisa cepat mendapatkan keuntungan pula.

Saat ini sudah tersedia sekitar 345 kamar di Lorin Sentul dengan kualifikasi unit yang dijual melalui skema kondotel 75 unit untuk tipe Deluxe dan 25 unit tipe President. Dari 10 lantai yang telah berdiri, sementara ini baru unit di lantai 2, 3 dan 4 yang dilepas ke pasar. Tidak tertutup kemungkinan nantinya semua unit yang ada juga akan dilepas ke pasar sebagai investasi terkini di Bogor.

Menyambut Pasar Internasional Lorin-Sentul-Hotel
Posisi Kondotel Lorin Sentul yang berada dalam satu kawasan dengan  Sirkuit Sentul tampak membawa keuntungan tersendiri.

Sirkuit Sentul kini sedang berbenah guna menyongsong persiapan paska ditunjuk menjadi salah satu venue untuk World Series GP tahun 2017-2021.

“Mau tak mau penunjukan ini menuntut adanya sejumlah perbaikan dan penambahan fasilitas di dalamnya,” jelas Heri.

Termasuk rencana ke depan, Lorin Sentul juga bakal menghadirkan properti-properti lainnya di sana. Khusus untuk Kondotel Lorin Sentul sendiri, dampak positif dari terpilihnya Sirkuit Sentul sebagai venue World Series GP jelas turut mendongkrak kemampuan huni unit-unit di sana.

Sebelum ada event tersebut pun, okupansi di Hotel Lorin sudah cukup besar. Menurut Heri, saat ini angkanya berada di kisaran 70-82%. Angka tersebut bukan bilangan kecil untuk sebuah properti baru. Pasar terbesar memang masih didominasi oleh kalangan pembalap, baik lokal maupun internasional, yang kerap menghadiri event di sana.

Heri memaparkan, satu pembalap internasional saja biasanya sampai memesan 10 kamar. Pasalnya, sang pembalap sering kali membawa anggota tim yang banyak dan lengkap. Mulai dari kru mekanik, dokter, tukang ban sampai umbrella girl. Itu baru satu pembalap.

Bayangkan jika ada ratusan pembalap yang datang. “Pasar kami sudah ada. Bahkan, satu minggu sebelumnya, mereka kerap melakukan survei dan menginap hingga berhari-hari,” tambahnya.

Terlebih jika nanti World Series GP berjalan, pihak manajeman tentunya dituntut untuk menambah beragam fasilitas lain. Konsumen yang datang dari pelbagai negara akan semakin banyak dan ini menjadi tolak ukur manajemen untuk mengembangkan sirkuit beserta kuantitas dan kualitas unitnya. Heri yakin dengan potensi pasar yang besar di Kondotel Lorin Sentul dan itu diharapkan menjadi salah satu pertimbangan calon investor untuk berinvestasi.

Menggaransi Keuntungan 
Bermodalkan potensi pasar yang bagus, Kondotel Lorin Sentul menjamin keuntungan yang aktif bagi para investor dengan menjadikan unit-unitnya sebagai cash machine menjanjikan. Mereka memberikan rental guarantee sebesar 16% untuk dua tahun pertama.

Artinya, dalam setahun beroperasi, investor bakal menerima garansi sewa sebesar 8%. Tahun berikutnya akan mendapatkan garansi volume yang sama. Jadi, jika ditotal dalam dua tahun, maka nilai jaminan sewa yang diberikan operator kepada investor sebesar 16%.Lorin-Sentul-Hotel_kondotel

Belum lagi ditambah dengan hasil revenue sharing yang tergolong cukup adil bagi investor, yakni 50:50.

Tidak seperti kebanyakan kondotel lain yang kadang berat sebelah dalam pembagian revenue sharing, seperti 60% untuk operator dan 40% untuk investor.

Dijelaskan Heri, pembagian yang rata tersebut dilakukan karena pihak pengelola mengutamakan kenyamanan investasi bagi investor.

Istimewanya lagi, angka 50% ini bersih alias sudah dipotong dengan biaya listrik, gaji karyawan dan biaya maintenance. “Pembagian revenue sharing bakal diberikan tiap tahun ketika tutup buku,” imbuhnya.

Tingkat hunian yang tinggi di Lorin Sentul Heri berpengaruh terhadap eksistensi aset investor. Okupansi yang 70% itu, kata Heri, terjadi pada  weekdays. Bahkan, di waktu-waktu tertentu seperti high season bisa mencapai 100% lebih—saat ini terjadi tamu terpaksa ‘dioper’ ke hotel lain di sekitarnya. Dengan minat hunian yang tinggi tersebut, prediksi keuntungan melimpah untuk investor tidak disangsikan lagi.

Memang, dalam bisnis kondotel, yang diutamakan adalah tingkat hunian. Semakin besar tingkat huniannya, semakin besar pula profit yang bakal masuk ke kantong dan menambah pundi investor. Di Lorin Sentul persoalan tersebut sudah bisa teratasi dengan baik berkat lokasinya yang sangat representative. “Untuk kami tidak perlu mengejar pasar. Karena pasar sendiri yang hadir sehingga kami hanya perlu menampung dan menyediakan unit-unit yang terbaik,” jelasnya.

Seperti kebanyakan investasi kondotel lainnya, Lorin Sentul juga memberikan kesempatan bagi investor untuk turut menikmati unit yang dimilikinya melalui sistem complimentary stay. Namun, lagi-lagi berbeda dari kebanyakan kondotel, mereka tidak menerapkan skema poin per poin.

Lazimnya, investor bakal mendapatkan jatah menginap yang dihitung dari poin. Misalnya untuk weekday, 1-2 poin; dan 3 poin untuk weekend. Bahkan, untuk hari libur nasional jumlah potongan poinnya semakin besar.

Tapi tidak begitu dengan Lorin Sentul: investor diberikan free stay 21 hari. Harinya pun bebas tidak ditentukan musim weekday, weekend maupun hari libur nasional. Jatah free stay dipotong sesuai dengan berapa lama (hari) ia menginap. “Kami membebaskan harinya, tapi tergantung availibility room-nya. Dan istimewanya lagi, itu bisa diberikan kepada siapa pun dengan voucher dan bisa dijual lagi, terserah investor,” papar Heri.

Untuk berinvestasi di Lorin Sentul, harga awal satu unit tipe Deluxe ketika pertama kali dirilis sebesar Rp750 juta. Namun selang dua minggu kemudian sudah naik menjadi Rp900 juta (termasuk PPN). Saat ini harga terbaru yang dilepas pengelola masih dikoreksi dan belum dirilis ke pasaran. Dibandingkan properti pemain lain di sekitar Bogor yang mencapai miliaran rupiah, biaya investasi di Lorin Sentul terbilang cukup terjangkau.

Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa investasi kondotel ini menarik dan menggiurkan. Bukan cuma proyeksi keuntungannya yang menggoda. Tapi, ada sensasi lain yang bakal dirasakan oleh konsumen, yakni: bisa menyaksikan langsung para pembalap beraksi dan memacu adrenalin ke titik tertinggi. – Aziz Fahmi Hidayat

Mengusung Nama Besar Pembalap
Moreno-Suprapto-dan-Ananda-MikolaNama Sirkuit Sentul tak bisa lepas dari para pelakon balap di Indonesia, Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto.

Tak salah memang. Karena dua sosok itulah yang disebut sebagai salah satu dari pembalap terbaik negeri ini.

Lorin Sentul Hotel yang berada di kawasan arena Sirkuit Sentul pun dimiliki oleh keduanya dan sang Ayah, Tinton Soeprapto—yang juga merupakan maestro pembalap Indonesia.

Berkat nama besar keluarga pembalap tersebut, kehadiran Kondotel Lorin Sentul dirasa pas dan sempurna serta diyakini bisa menarik antusiasme pasar yang tinggi.

About The Author

Related posts