Sejarah, Seni, dan Romansa

Jakarta, Property-In.co – Menginjakkan kaki di Tugu Kunstkring Paleis yang berlokasi di Jalan Teuku Umar No. 1 Menteng, Jakarta Pusat, kita seakan terbawa kembali ke zaman kolonial Hindia Belanda.

Di ruang Pangeran Diponegoro, terdapat lukisan besar berukuran 9×4 meter yang menggambarkan penangkapan Pangeran Diponegoro pada 28 Maret 1830 di Magelang akibat kelicikan Jenderal De Cock dari pemerintah Hindia Belanda.

Dalam sejarah seni rupa Indonesia, adegan penangkapan Pangeran Diponegoro tersebut hanya dilukis oleh JW Pieneman dan Raden Saleh. Ini menjadikan lukisan bertema The Fall of Java karya Anhar Setjadibrata sebagai lukisan ketiga di dunia yang menggambarkan salah satu peristiwa ikonik dalam sejarah Indonesia.

Tugu Kunstkring Paleis_diponegoro
The Fall of Java – Ruang Diponegoro Tugu Kunstkring Paleis

Ruang Pangeran Diponegoro ini juga berisi berbagai barang antik dari Kerajaan Paku Buwono. Tepat di belakang lukisan, terdapat ruang makan Multatuli. Ruang ini didedikasikan untuk Eduard Douwes Dekker.

Bataviasche Kunstkring merupakan bangunan bersejarah yang indah di Jakarta. Semula dibuka sebagai galeri seni pada 17 April 1914. Meskipun sempat mengalami beberapa pergantian fungsi, bangunan ini tetap setia pada misi awalnya, yakni mempromosikan segala sesuatu yang berhubungan dengan seni. Sepanjang 1934-1939, karya seni kelas dunia dari Vincent van Gogh, Pablo Picasso, Paul Gauguin, dan Marc Chagall pernah mampir ke sana.

Kemudian, pada 17 April 2013 Kunstkring kembali dibuka oleh Tugu Hotels & Restaurants Group kelompok usaha yang bervisi membawa kembali kehidupan seni, budaya dan sejarah Nusantara. Bekerja sama dengan Lingkaran Seni Indonesia, kemegahan bangunan ini pun dikembalikan dengan nama Tugu Kunstkring Paleis sebuah oase seni dan budaya.

Suzie Wong Bar
Suzie Wong Bar

Namun, jika Anda hanya ingin bersantai, Tugu Kunstkring Paleis juga menyediakan Suzie Wong Bar. Nama bar ini terinspirasi oleh novel terkenal karya Richard Mason serta film The World of Suzie Wong yang dibintangi William Holden dan Nancy Kwan. Novel tersebut bercerita tentang kepahitan cinta di masa perang Hong Kong (1950) antara gadis cantik bernama Suzie Wong dan Robert Lomax, pelukis asal Inggris.

Bar ini terletak di sisi kiri ruang utama Pangeran Diponegoro. Di sisi kanan terdapat ruang galeri yang menjual beragam karya para seniman. Ada pula Cafe Bluder Wak Seneng Nio & Bertha  yang menjual roti khas bernama Bluder dengan nuansa ruang tempo doeloe.

Cafe ini terletak di bagian sayap luar bangunan dan memiliki kapasitas 15 orang. Di sampingnya, ada Ban Lam Wine yang menyediakan berbagai pilihan wine sesuai selera pengunjung.

Di lantai dua, Kunstkring masih tetap konsisten dengan konsep seni dan sejarah. Di sana terdapat fuction hall yang luas dan bisa digunakan untuk menggelar berbagai event, dari pameran seni hingga pertunjukkan musik. Balkonnya menyediakan jajaran kursi minimalis untuk menikmati high tea menjelang senja dengan view sekitar Menteng.

Masih di lantai yang sama, perhatian kami tersedot ke ruang Soekarno. Ruangan ini menghadirkan barang-barang antik dan segala sesuatu yang berkaitan dengan profil presiden pertama Republik Indonesia. Misalnya kliping berita dan foto-foto masa kecilnya semasa hidupnya, Soekarno juga dikenal sebagai seorang seniman.

Desain restoran, bar, dan cafe di Tugu Kunstkring Paleis memang menakjubkan. Tak hanya mewah dan eksotis, restoran yang kerap didatangi kalangan jetset ini pun menyajikan hidangan dengan penataan menarik. Selain menawarkan hidangan khas Indonesia yang sesuai dengan selera raja dan presiden, tersedia pula pilihan menu western yang autentik dan elegan.

Kunstkring juga menampilkan ritual budaya saat menyajikan Rijsttafel Betawi makanan berseri dengan menu Nusantara yang muncul sejak zaman kolonial. Ritua ini dilakukan saat tuan tanah perkebunan Belanda menjamu para tamu.

Mereka ingin menunjukkan kekayaan cita rasa dan masakan Indonesia melalui penyajian yang unik. Setiap pelayan mengenakan pakaian adat Betawi dan menari berkeliling sambil membawa salah satu menu makanan yang disajikan. Fisamawati

Related posts