Modern Cikande Industrial Estate, Fasilitas Mumpuni Berbuah Penjualan Tertinggi

Sepanjang tahun lalu penjualan lahan di Modern Cikande Industrial Estate (MCIE) tetap menakjubkan. Tercatat 150 hektar lahan terjual di saat pemain lain tengah tertunduk lesu. 

Property-In.co – Jika dilakukan survei mengenai kawasan industri paling top di kawasan Serang, Cilegon dan Merak, maka nama Modern Cikande Industrial Estate (MCIE) pasti akan bertengger di posisi teratas. Ini tidak berlebihan karena kawasan besutan PT Modern Industrial Estate (anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk) ini memiliki ragam keunggulan yang terbilang berbeda dan fantastis bagi sebuah kawasan industri.

tonny-hadhiwaluyo-president-director-pt-modern-industrial-estat-2
Tonny Hadhiwaluyo, President Director PT Modern Industrial Estate

Pertama, soal infrastruktur. Jalan utama di kawasan ini memiliki lebar mencapai 50-56 m2 dan tambahan untuk secondary road selebar 24 m2. Kedua, keberadaan tenaga listrik yang dialiri oleh PLN bakal memiliki daya hingga 480 megawatt seiring penambahan yang dilakukan secara bertahap. Saat ini fasilitas listrik yang ada sebesar 240 megawatt dengan satu gardu, plus satu gardu baru dengan kapasitas 60 megawatt.

“Nantinya dari satu gardu baru tersebut bisa ditambah sampai  240 mega lagi. Jadi total mencapai 480 mega,” ujar Tonny Hadiwalujo, President Director PT Modern Cikande Industrial Estate.

Keuntungan dari ketersediaan listrik yang melimpah tersebut, jelas Tonny, adalah kepastian akan kenyamanan penggunaan fasilitas listrik yang tidak akan ‘byar-pet’ alias sering padam.

Bagi pengelola kawasan industri ini, kehadiran listrik yang kuat dan stabil mutlak diperlukan bila merujuk pada kebutuhan tenant pengisi di Modern Cikande yang rata-rata membutuhkan daya listrik maksimal. Kebanyakan customer MCIE adalah industri yang bergerak di bidang food and beverage, metal, materials building dan komponen otomotif.

Selain itu, infrastruktur utama lainnya yang disiapkan adalah drainase ideal, landscape, penerangan jalan, unit pemadam kebakaran dan terbaru akan dibangun unit pengolahan air bersih (water treatment) agar bisa digunakan kembali.

Keunggulan berikutnya adalah lokasi. Posisi MCIE yang berada di daerah Cikande Serang sesungguhnya sangat strategis dan mudah dijangkau. Dipertegas oleh Tonny bahwa salah satu keistimewaan kawasan industri ini ialah karena relatif masih dalam radius yang bisa diterima untuk daerah-daerah penting. Misalnya Bandara Soekarno-Hatta yang lokasinya sama-sama di barat.

Kemudian, tidak jauh jauh juga dari sentra industri kimia logam di Cilegon dan Krakatau Steel serta dengan pelabuhan Tanjung Priok yang tinggal lurus melewati akses tol.

Saat ini kawasan Modern Cikande dapat dicapai melalui exit toll Ciujung yang berjarak kurang lebih 9 km. April tahun depan akan dibuka exit toll Cikande yang lebih mendekatkan jarak ke MCIE, yakni hanya sekitar 1 km.

Keunggulan lain yang layak diacungi jempol dari kawasan industri ini adalah konsep integrasi area kerja karyawan tenant dengan hunian. Di sini terdapat kompleks perumahan yang dibangun oleh sister company Modernland, PT Terus Maju Perkasa dan PT Golden Surya Makmur, dengan total hampir mencapai 10.000 unit rumah.

“Untuk kelas pekerja, kami kembangkan rumah sederhana yang bertujuan memberikan mereka kemudahan dalam mencapai tempat bekerja,” pungkasnya.

Bahkan, bila melihat potensi lapangan kerja di sini, ke depan bukan tidak mungkin akan bertambah lagi mengingat lahan yang ada di area MCIE masih sangat luas. Saat ini masih tersisa 1.200 ha dari 3.175 ha lahan yang ada. 

Pengembangan Tiada Henti

Langkah Modern Cikande dalam men-develope kawasannya terbilang cukup aktif serta dibekali konsep yang kuat. Tahun ini saja setidaknya ada 2 proyek yang tengah digarap, yakni pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) bekerja sama dengan Pemda Serang—meski baru memasuki periode kesepakatan MOU di kuartal ketiga mendatang—dan pendirian hotel berbintang 3+ yang sudah melewati proses ground breaking dan diprediksi selesai akhir tahun depan.

Kedua proyek ini memiliki tujuan yang matang dan brilian. Untuk BLK sendiri sengaja didirikan guna mewadahi masyarakat sekitar yang ingin bekerja di salah satu perusahaan tenant di kawasan MCIE, namun belum memenuhi standar kualifikasi yang diharapkan. Tentunya dengan BLK ini standar calon pekerja akan terangkat semakin baik.

Lain lagi dengan hotel. Melihat potensi pasar dan jumlah tenant yang mencapai 200 perusahaan dengan 40%-nya adalah kaum ekspatriat, peluang untuk menghidupkan pasar hotel sangat besar dan memungkinkan. Beberapa perusahaan kakap telah bercokol di sana, antara laini PT Cargill Foods Indonesia dari Amerika; PT Charoen Pokphand Indonesia yang merupakan produsen chicken nugget Fiesta dan salah satu perusahaan konglomerat di Thailand; PT Dong-Suh Indonesia; dan masih banyak lagi lainnya.

Shirley T. Putri, Marketing and Promotion Manager MCIE, menambahkan penghuni di kawasan ini terdiri dari ragam industri dan dari banyak negara asing. “Tenant yang paling besar itu Charoen Pokphand. Ada juga perusahaan komponen otomotif dari Jepang dan Cargill dari Amerika,” ujarnya.

Satu fasilitas istimewa yang berada di hotel itu nanti adalah ballroom yang bisa menampung 1.000 orang sehingga acara gathering dan meeting bisa terkonsentrasi di hotel tersebut. “Hotel ini terdiri dari 10 lantai dan memiliki ballroom cukup besar,” ungkap Shirley lagi.

Tahun depan pengelola juga akan menambah kuantitas dan kualitas infrastruktur jalan di kawasan Modern Cikande sebagai bagian dari komitmen mereka dalam memberikan fasilitas terbaik kepada para  tenant. Menurut Tonny, anggaran, yang disiapkan mencapai kurang lebih Rp150 miliar.

Kawasan Modern Cikande memang terlihat cukup sigap menjadi pilihan investasi perusahaan dalam mencari lahan untuk pengembangan bisnis dan industri. Apalagi jika rencana pembangunan tol Trans Sumatera benar-benar terealisasi, MCIE  akan menjadi kawasan industri terdepan, terbesar, dan terdekat sebagaimana tagline mereka: “The Biggest Integrated Industrial Estate dan The Nearest to Cikande Toll Gate.” (Aziz Fahmi Hidayat)

Pelayanan Komprehensif

Tidak hanya menyediakan infrastruktur yang apik, pihak pengelola juga memberikan pelayanan terkait proses perizinan dan birokrasi bagi calon tenant yang hendak mengisi slot di MCIE. Mulai dari peraturan perizinan dari awal pabrik sampai beroperasi, perusahaan ini siap membantu sebagai konsistensinya dalam memberikan kemudahan.

“Kemudian, apabila mereka perlu dibantu atau ada kesulitan, kam akan mencoba berkonsultasi sehingga mereka terbantu dan masalahnya terselesaikan,” imbuh Tonny.

Layanan-layanan yang diberikan tersebut makin meneguhkan keunggulan Modern Cikande Industrial Estate sebagai pilihan yang cocok untuk pengembangan bisnis dan perusahaan klien—selain disokong pula dengan kesiapan fasilitas dan infrastruktur.

 

About The Author

Related posts