Kondominium Anti Kiamat

Property-In.co – Umumnya manusia percaya tentang hari kiamat, tapi tidak seorang pun yang tahu persis kapan hari akhir itu bakal datang. Yang jelas, tidak ada satu manusia pun yang dapat selamat saat bencana kiamat tiba.

Meski begitu, ternyata masih ada orang yang menganggap dirinya bisa lolos dari hari kiamat jika bersembunyi dalam bangunan super kokoh. Baru-baru ini, Larry Hall—miliarder asal Amerika Serikat (AS)—membuat banyak orang tercengang. Hall mendirikan sebuah bunker raksasa nan mewah yang (dia yakini) dapat menyelamatkan penghuninya saat hari akhir tiba.

Dibangun di sebuah padang rumput di Kansas, AS, bunker mewah ini diklaim oleh pengembangnya mampu melindungi para penghuni dari berbagai bencana: mulai dari serangan bom, badai matahari, wabah penyakit hingga hari kiamat. Proyek tersebut dinamakan Survival Condo.

Survival Condo adalah sebuah kompleks kondominium mewah. Lokasinya persis di bekas silo rudal bawah tanah dekat Concordia, Kansas. Terdiri dari 15 lantai di bawah tanah, kondo ini dirancang untuk bertahan hidup dalam kenyamanan pada saat kiamat, bencana alam, dan serangan teror dan nuklir datang. Condo-Shelter

Menurut si pemilik ide, sudah banyak pihak yang tertarik membeli flat di dalam bunker rancangannya. Bahkan, kata Hall, ada empat investor yang rela merogoh kocek hingga US$7 juta untuk membangun tempat tersebut.

“Mereka khawatir dengan berbagai bencana mulai dari badai, penyakit menular, terorisme hingga kekurangan pangan,” katanya kepada harian Daily Mail. Kondominium itu sudah terjual habis, tapi saat ini ia sedang mengerjakan proyek kedua.

2 Juta Dolar
Hall mengatakan, 7 dari 14 lantai kondo yang ada bakal digunakan sebagai kondominium dan dijual seharga US$2 juta per lantai. Biaya hidup di kondo ini pun aduhai, mulai dari US$1,5-3 juta.

Harga yang dibanderol memang tidak murah. Pasalnya, kondo dengan kedalamam 53 meter ini tidak hanya dilengkapi dengan tembok setebal 9 kaki (sekitar 3,6 meter), tapi juga berbagai fasilitas yang dijamin bisa membuat penghuninya nyaman. Nantinya, bunker tersebut akan dilengkapi dengan lift canggih yang hanya bisa digunakan oleh pemilik lantai. Penghuni bakal dimanjakan dengan sejumlah fasilitas modern seperti TV layar datar, kolam renang, teater, tempat latihan, ruang kelas dan perpustakaan. Survival-Condo

Mereka juga tidak perlu takut kelaparan karena di dalam bunker akan dibuat tanah pertanian indoor untuk mengembangkan tanaman dan beternak ikan.

Setiap unitnya diberikan pasokan penunjang kehidupan untuk lima tahun ke depan, baik itu makanan kering atau minuman. Selain itu, mereka memiliki kebun hidroponik yang dapat menumbuhkan 70 varietas buah-buahan dan sayuran. Ada pula sebuah kolam ikan yang bisa membudidayakan ikan nila.

Keunggulan lainnya, kondo ini memiliki pasokan udara yang disaring oleh filter NBC (nuclear, biology, and chemical). Sementara intake udara fisik dilindungi oleh katup yang mencegah ledakan gelombang udara akibat tekanan tinggi.

Urusan listriknya disediakan oleh jaringan listrik lokal, dengan turbin angin dan generator diesel; sedangkan pasokan air berasal dari sumber terdekat yang dimurnikan untuk konsumsi.

Dari segi keamanan, fasilitas ini memiliki sistem keamanan kelas militer yang meliputi kamera inframerah, sensor jarak, mikrofon, sensor perjalanan, dan detektor pasif. Pintunya juga dirancang sebagai anti ledakan.

Namun, Survival Condo bukanlah satu-satunya. Di tempat lain di AS, “properti” sejenis mulai bermunculan, permintaannya pun meningkat. Bunker anti kiamat ini juga muncul di Australia. Bunker tersebut dibangun di perbukitan dekat Tenterfield, New South Wales, oleh sekelompok orang yang tak mau disebutkan namanya.

Berangkat dari kepercayaan akan terjadinya kiamat, kelompok ini sengaja mempersiapkan bangunan tersebut dan mengizinkan siapa yang dapat membayar sesuai tarif untuk memasukinya. Mereka percaya tempat ini akan dapat melindungi siapa saja yang masuk ke dalamnya dari kiamat. Setiap orang wajib membayar “tiket” masuk bunker seharga US$5.000 untuk mengganti biaya material bangunan. Ada-ada saja. Caca Casriwan, dari berbagai sumber

About The Author

Related posts