Terjual 60%, Tower Springwood Apartemen The Spring Residences Masuki Prosesi Tutup Atap

[Property-In], Jakarta– PT Gading Development Tbk., melalui anak usahanya PT Kembang Sari Buana, menyelenggarakan acara penutupan atap (topping off) tower Springwood apartemen The Spring Residences yang dikembangkan di kawasan Ciputat, tepatnya di Jl Otista Raya.

Setelah dilakukannya topping off sebagai tanda selesainya pembangunan struktur, tower Springwood kini akan memasuki tahapan finishing. Rencananya, tower Springwood akan mulai diserahterimakan secara bertahap pada semester pertama 2019.

Tampak dalam gambar: Direktur Utama PT Gading Development Tbk., Budiawan Lebar (kelima kiri), didampingi CEO PT Gading Development Tbk., Cahyo Satrio Prakoso (kedua kanan) dan Direktur PT Gading Development Tbk., Adel Bethemhurry Amran (paling kiri) berpose bersama saat prosesi topping off tower Springwood apartemen The Spring Residences

Acara topping off tower Springwood apartemen The Spring Residences dihadiri jajaran direksi dan pemegang saham PT Gading Development Tbk., para konsultan, pejabat bank, pemuka masyarakat, agen properti dan konsumen apartemen The Spring Residences.

“Kami akan membangun apartemen The Spring Residences sesuai dengan komitmen. Pembeli akan mendapatkan apartemen berkualitas yang dapat meningkatkan kualitas hidup,” ujar Budiawan Lebar, Direktur Utama PT Gading Development Tbk.

Proyek apartemen The Spring Residences dibangun di atas lahan seluas 2,3 hektar yang akan dibangun empat tower apartemen dengan variasi ketinggian antara 18 hingga 20 lantai serta merangkum 2.500 unit apartemen berbagai tipe.

Untuk tower Springwood dibangun sebanyak 803 unit. Ada empat tipe yang dipasarkan yakni Tipe Studio (22 m2) seharga Rp290 jutaan (cash keras incl PPN), Tipe 1 Bedroom (33 m2) seharga Rp400 jutaan, Tipe 2 Bedroom (44 m2) seharga Rp500 jutaan, dan Tipe 3 Bedroom (66 m2) seharga Rp800 jutaan.

“Saat ini tower Springwood telah terjual 60%. Kami juga akan meningkatkan penjualan di tahun 2018 dan menargetkan dapat meraih penjualan sebanyak 300 unit atau senilai sekitar Rp90 miliar,” ujar Budiawan Lebar.

Setelah membangun tower Springwood, PT Gading Development Tbk. akan segera membangun tower kedua yakni tower Spring Lake.

Untuk mendorong penjualan, PT Gading Development Tbk. memberikan berbagai macam kemudahan pembayaran bagi calon konsumen apartemen The Spring Residences.

“Konsumen dapat memilih cara bayar yang mereka inginkan sehingga memudahkan konsumen untuk memiliki unit apartemen,” ujar Denny Nandar Haulian, Direktur PT Gading Development Tbk.

Cara bayar yang bisa dipilih pembeli apartemen The Spring Residences adalah tunai keras, tunai bertahap 12X, 24X, 36X dan 48X.

Selain itu juga bisa menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan DP 20%, DP 30% yang bisa diangsur 12X dan merilis progam baru: Cicilan hanya 2 jutaan perbulan TANPA DP, Angsuran hingga 84x, dan CASH BACK 2,5 juta perbulan.

Ditunjang Berbagai Fasilitas

Lebih lanjut Denny Nandar Haulian menjelaskan berbagai keunggulan apartemen The Spring Residences. Antara lain dilengkapi oleh berbagai fasilitas penunjang yang akan memberi kenyamanan, kemudahan dan keamanan bagi penghuninya.

Semua fasilitas yang dibangun akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan dan kepraktisan hidup.

Apartemen Spring Residence berlokasi di Daerah Ciputat

Fasilitas tersebut antara lain berupa The Spring Park lengkap dengan Amphi Theaternya, Mini Waterpark, Area Playground (tempat bermain anak), Fasilitas olah raga seperti jogging track, kolam renang dan fitness centre, fasilitas pendidikan (taman kanak-kanak dan sekolah dasar), fasilitas ibadah.

Ada juga komersial area seperti store dan food and beverages area yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan menaikkan standard hidup dari penghuni apartemen tersebut.

”Agar konsisten dengan konsep hijau, pengembang juga menerapkan KDB di bawah 40% dari persyaratan yang diberlakukan sebesar 40%. Demikian juga KLB 4 atau lebih rendah dari peraturan yang berlaku yaitu sebesar 7,2,” ujar Denny.

Dan belajar dari sulitnya para penghuni apartemen untuk mengakses tempat parkir, kata Denny, The Spring Residences akan dilengkapi juga dengan delapan lantai gedung parkir yang memadai untuk menampung kendaraan roda empat dan roda dua (motor).

Kapasitas ini diprediksi akan sesuai dengan jumlah pemilik apartemen karena rasionya menjadi 1 banding 1.

Untuk menghasilkan produk apartemen berkualitas terbaik, PT Kembang Sari Buana menggunakan jasa konsultan ternama.

“Kami menggandeng sekaligus beberapa konsultan ternama untuk merancang konsep dan memberikan sentuhan berbeda pada proyek ini,” tutur Budiawan Lebar.

Konsultan perencana berpengalaman juga digunakan sebagai pendukung dari sisi struktur, infrastruktur, mekanikal elektrikal, plumbing dan lainnya.

Hal tersebut tercermin dengan dilibatkannya PT Ciriajasa Cipta Mandiri sebagai konsultan Manajemen Konstruksi (MK), PT Megatika International  sebagai konsultan Arsitektur, PT Korra Antabuana sebagai konsultan Quantity Surveyor (QS), PT Ketira Engineering sebagai konsultan Struktur, PT Metakom Pranata sebagai konsultan Mekanikal Elektrikal, PT Djasa Ubersakti sebagai Kontraktor Struktur, Arsitektur & Plumbing (SAP) dan PT Japa Melindo Pratama sebagai Kontraktor Mekanikal Elektrikal (ME).

Kelebihan lain yang dimiliki The Spring Residences adalah lokasinya di kawasan Ciputat yang merupakan kawasan yang berada diantara Pondok Indah, Bintaro Jaya, Bumi Serpong Damai dan Cinere yang memiliki infrastruktur yang cukup baik dan lengkap di masa depannya.

“Ciputat itu sebenarnya daerah lama, sehingga orang sudah lebih dulu mengenalnya dibanding misalnya BSD. Memang kesannya dulu agak macet dan padat, tapi imej itu sekarang mulai berubah apalagi dengan adanya MRT, akses JORR 2 dan pemerintahan yang baru Ciputat (sekarang dibawah Tangerang Selatan) serta arah kebijakan atau perencanaan untuk Ciputat menjadi skala prioritas untuk dikembangkan.

Sehingga banyak yang mengatakan jika Ciputat kini menjadi area sunrise properti” jelas Budiawan Lebar.

PT Kembang Sari Buana juga memandang positif perbaikan infrastruktur yang terus dilakukan di kawasan Ciputat, seperti relokasi terminal bus antar kota, pembangunan MRT (Mass Rapid Transportation) koridor I yaitu Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia, dan rencana pembangunan tol JORR 2 penghubung Jagorawi – Cinere – Serpong.

“Memang banyak yang beranggapan bahwa Ciputat itu tertinggal. Namun, buat developer seperti kami, area Ciputat sebenarnya adalah kawasan potensial. Karena berbatasan langsung dengan kawasan paling ekslusif yaitu selatan nya Jakarta. Bahkan, jika proyek-proyek pendukungnya selesai, Ciputat kedepannya akan semakin berkembang, sehingga potensi untuk investasi dan beli nantinya akan sebanding dengan area-area seperti Serpong dan lainnya. Selain itu juga merupakan area yang ditunjang dengan dibangunnya Stasiun MRT sehingga perjalanan ke pusat kota Jakarta akan lebih mudah,” tutup Budiawan.

RSG

About The Author

Related posts