Kohler Resmi Bangun Pabrik di Indonesia

[Property-In], Jakarta-  Kohler yang merupakan pemimpin global dalam industri pembuatan produk dapur dan kamar mandi, serta salah satu perusahaan tertua di Amerika Serikat baru saja melakukan proses groundbreaking pembangunan pabrik perdananya di Indonesia.

Tampak Larry Yuen, Presdir Kohler Group dan Achmad Sigit Dwiwahjono serta Direksi Kohler berpose sesaat sebelum melakukan groundbreaking seremoni pembangunan pabrik Kohler

Pabrik tersebut ditargetkan akan selesai masa pembangunan selama dua tahun ke depan dan memulai proses produksinya pada akhir 2019 mendatang. Untuk produksi awalnya, Kohler hanya membuat produk berbahan kaca keramik yang akan memenuhi kebutuhan para pelanggan di Indonesia. Sementara untuk bath dan kitchen masih akan impor.

Kohler menilai bahwa Indonesia memiliki potensi pasar yang baik dan merupakan target pasar strategis yang sedang berkembang pesat.“Saya rasa penyelesaian pembangunan pabrik ini cukup dua tahun saja dan kami secara tim akan bekerja untuk membuatnya sempurna,” seru Larry Yuen, President Group Kohler dalam sambutannya di kawasan GIIC, Deltmas, Cikarang kemarin.

Nilai investasi yang ditanam Kohler di pabrik ini seperti yang disampaikan Larry adalah sebesar US$ 100 juta dan serupa dengan pembangunan pabrik Kohler di tempat lain seperti China dan India. Nilai sebesar itu dikatakan Larry mulai dari pembelian lahan sampai konstruksi bangunan dan dirasa cukup sepadan dengan pertumbuhan wilayah Cikarang yang memang menjadi basis industri terbesar di Indonesia.

Salah satu produk Kohler yang dipajang di Gallery Room

Pabrik ini dibangun di lahan seluas 20 hektar dan memiliki ukuran bangunan 65.000 meter persegi. Jika dioperasikan secara penuh, pabrik baru ini ditargetkan bisa mempekerjakan sekitar 1000 karyawan.

Sementara itu, Achmad Sigit Dwiwahjono, Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Aneka Kementerian Perindustrian mengatakan ada kenaikan peringkat iklim investasi di indonesia dari Bank Dunia yakni di posisi 72 dunia dan berhasil mengungguli negara-negara berkembang lainnya bahkan Tiongkok yang kini berada di peringkat 78.

“Mewakili Menteri Airlangga, kami mengapresiasi langkah Kohler membangun pabrik di Indonesia dan ini menandakan wujud komitmen perusahaan dalam mengembangkan industri keramik di Indonesia yang semakin besar. Catatan saja, kapasitas produksi keramik di indonesia pada 2016 lalu sebesar 587 juta atau 87%, lalu Sanitary 4,5 juta buah. Indonesia merupakan Negara keempat terbesar di dunia dalam hal produksi kedua barang tersebut,” urainya panjang di hadapan awak media.

Achmad Sigit Dwiwahjono, Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Aneka saat memberikan sambutan

Larry pun optimis jika target produksi dan sales Kohler di Indonesia setelah pembangunan pabrik ini bisa meningkat tinggi sejalan dengan harapannya seperti yang terjadi di China maupun India. Salah satu strateginya adalah dengan membuat tim khusus yang bertugas untuk menyesuaikan dengan karakteristik pasar Indonesia.

“Kami sangat percaya diri dengan (pabrik) ini terlebih industri properti di Indonesia juga sedang tumbuh dan itu menjadi salah satu alasan kami di sini serta kami melihat kelas menengahnya juga berkembang pesat. Ini menjadi investasi jangka panjang kami,” tutupnya.

Aziz Fahmi Hidayat

About The Author

Related posts