Pelaku Franchise Mulai Lirik Sektor Perkantoran

Perkembangan industri franchise yang kian bertumbuh membuat kebutuhan akan tempat usaha semakin besar. Hal itu diutarakan Atriani Lim, Manager Capital Markets Jones Lang LaSalle saat ditemui di acara Franchise & Start up Market Leader Award 2017 di XXI Lounge Mall Kelapa Gading, Jakarta, 11 Oktober 2017.

Atriani Lim, Manager Capital Markets Jones Lang LaSalle

“Saat ini kebutuhan tempat usaha seperti di ruang-ruang perkantoran untuk bisnis franchise mulai marak,” ujarnya kepada Property-In

Atri menyebutkan beberapa brand franchise bahkan “berani” mengambil spase di gedung perkantoran seperti franchise kursus bahasa inggris I Can Read dari Inggris yang memilih membuka salah satu cabangnya di Puri Indah Financial Tower, Kembangan, Jakarta Barat.

Tren pelaku franchise membuka cabang atau kantor di gedung perkantoran masih menurut Atri karena ada pertumbuhan demand yang mulai meningkat di kuartal yang sama dibandingkan tahun lalu. Terlebih Atri melihat saat ini harga sewa atau beli ruang perkantoran terutama di area CBD telah banyak mengalami koreksi atau penyesuaian dari pihak pengembangnya sendiri.

Atri pun mengaku optimis jika tren ini bakal berlanjut mengingat kondisi perekonomian juga terus menunjukkan geliat positif.

Acara Franchise & Start up Market Leader Award 2017 sendiri ajang penghargaan bagi pelaku franchise yang bertujuan mengukur barometer kinerja sebuah merek.

“Bisnis franchise adalah bisnis jaringan sehingga kebutuhan terhadap perkembangan gerai-gerai baru sangat besar. Untuk itu saya rasa jika membuka cabang atau gerai baru di perkantoran sangat memungkinkan sekali,” pungkas Rofian Akbar, Pemimpin Umum Majalah Franchise Indonesia.

About The Author

Related posts