5 Teknologi Mengubah Properti

Beberapa tahun lalu kita masih terkagum-kagum melihat iPad (yang diluncurkan pada 2010), tapi sekarang produk itu sudah menjadi hal yang biasa.

Property-In.co – Inilah gambaran betapa cepatnya kemajuan teknologi mengubah cara kita bekerja, berbelanja, dan menghabiskan waktu luang. Orang-orang yang tadinya berbelanja buku dan DVD ke toko, kini mengakses semua produk itu lewat tablet atau komputer.

Berbagai teknologi baru tak diragukan akan mengubah wajah industri properti. Tren e-shopping, misalnya, telah menciptakan banyak kebutuhan terhadap gudang. Lantas, perubahan apa lagi yang akan terjadi?

Office Robots
Kehadiran robot sudah mulai dirasakan di kantor-kantor, terutama dalam hal komunikasi. Kini seorang karyawan bisa login ke dalam sebuah robot, melintasi kantor, untuk melihat apa saja yang sedang terjadi dan bahkan berbicara dengan rekan kerja .

Di kantor, kini sebuah robot sudah bisa membersihkan, mengisi ulang printer, dan menjadi petugas keamanan. Gedung-gedung kantor masa depan mungkin bakal membutuhkan storage lebih besar serta area untuk service dan mengisi ulang baterai robot-robot tersebut.

Internet of Things
Kini semakin banyak perabot yang terkoneksi ke internet, dapat dikendalikan dari jauh, dan memonitor bagaimana kita menggunakannya. Contoh: sebuah lemari es bisa memonitor apa saja isinya, memberitahukan pemiliknya apa yang harus dibeli saat belanja nanti secara mobile, hanya dengan mengklik tombol ‘buy’.

Ini bisa menambah momentum naiknya perdagangan online, meningkatkan demand untuk properti yang bersifat logistik. Mesin-mesin yang terhubung ke internet bisa membuat suatu kantor memiliki sebagian kemampuan untuk mengelola dirinya sendiri.

Drones
Ketika Amazon berencana mengantar paket-paket ukuran kecil lewat helikopter drone, banyak orang yang skeptis. Ternyata perusahaan lain pun sedang menguji coba pengiriman barang melalui drone.

Di masa depan, properti logistik bisa hadir dalam bentuk bandara mini—tempat drone datang dan pergi untuk mengantar barang. Amazon-Prime-Air

Maskapai penerbangan Easy Jet sedang merencanakan agar para kru maintenance bisa memakai drone untuk memudahkan proses inspeksi atau pemeriksaan pesawat.

Begitu pula di industri properti, developer bisa menggunakan drone untuk menginspeksi bangunan.

Driverless Cars
Mobil yang dikendalikan komputer, dapat berkomunikasi dengan kendaraan lain dan menerima laporan lalu lintas—melakui wifi—tentunya bakal membantu melancarkan arus lalu lintas dan mempercepat waktu tempuh. Hasilnya, kualitas hidup akan lebih baik, terutama di lokasi yang padat perkantoran dan sering macet.

Selain itu, pergerakan lalu lintas akan bisa diatur lebih efisien sehingga lebih banyak orang bisa berjalan kaki, memperbanyak area-area publik dan jalur perdagangan bagi peritel. Kota akan menjadi tempat yang nyaman untuk tinggal, bekerja, dan berbelanja.

3-D Printing
Teknologi printer 3-D kini lebih banyak digunakan untuk memproduksi komponen. Tetapi komponen-komponen tersebut masih perlu dirakit menjadi suatu produk yang berfungsi penuh. Untuk itu, diperlukan uji quality control dan sebuah bangunan pabrik.

Dalam research and development (R&D) dan manufaktur spesialis, printer 3-D dianggap bisa menurunkan biaya dan mempersingkat proses produksi. Akibatnya, kita akan melihat munculnya banyak pabrik start-up yang menawarkan produk specialist. Ini juga turut memicu lebih banyak permintaan terhadap barang-barang industri ringan. – Ivan Mulyadi, Knight Frank, “ Global Cities, The 2015 Report”

About The Author

Related posts