Hunian Vertikal Berkonsep Serviced Apartment

Property-In.co – Menggelontorkan investasi sebesar 1 juta yen atau sekitar Rp120 miliar, Marimo membangun Sancrest Residence—sebuah hunian vertikal berkonsep serviced apartment di kawasan Delta Mas Cikarang. Sancrest adalah pionir untuk serviced apartment di Cikarang yang dibangun untuk memenuhi ekspektasi para ekspatriat yang banyak mendiami kawasan industri tersebut.

Secara segmentasi pasar, proyek yang mulai beroperasi sejak Februari 2014 ini memang ditujukan untuk kalangan ekspatriat terutama dari Jepang. Namun, tidak tertutup pula untuk pasar umum mengingat potensi di kawasan tersebut sangat besar. Menurut Kobayashi, tingkat daya huni atau occupancy rate-nya mencapai 70%.

“Kami yakin dan optimistis dengan keberadaan pasar, terutama dari Jepang sendiri, dan reputasi Marimo sebagai penyedia apartemen dengan standar pelayanan yang unggul,” jelasnya.

Kehadiran proyek ini di Cikarang memang tepat. Sebagai hunian berkelas, Sancrest memberikan kenyamanan dan kualitas hidup guna memenuhi kepuasan konsumen. Bukti dari keseriusan Marimo menggarap Sancrest terlihat dari adanya sejumlah fasilitas pendukung seperti swimming pool, Japanese restaurant, spa & massage, public bath, convenience store, sauna dan business centre. Sancrest-Residence

Sancrest memiliki 105 unit kamar yang terdiri dari dua tipe: unit dengan luas 30 m dan 50 m. Hal spesial lain dari Sancrest adalah pelayanan ala Jepang. “Marimo memiliki ciri khas, yakni Japanese style,“ kata Kawai. Ini terlihat dari breakfast yang disajikan restoran Kira-Kira Ginza serta program CATV yang menyediakan tayangan-tayangan dari Jepang.

Marimo memang tidak mau setengah hati terjun ke dunia properti Indonesia. Sekalipun Kawai dan Kobayashi sadar bahwa kondisi perekonomian Indonesia sedang dalam kondisi kurang menguntungkan, mereka optimistis karena konsumen saat ini sudah pintar serta mengerti akan produk yang berkualitas dan terbaik. Jadi, kekhawatiran terhadap minat pasar tidak ada dalam benak mereka.

Sekalipun disinggung soal ramainya pengembang-pengembang asing lainnya yang juga masuk ke Indonesia, Marimo Property tetap yakin dan berbaik sangka karena sejatinya masing-masing memiliki konsep, gaya, serta mengincar pasar yang berbeda. “Let them be with other foreign developer. Each of us have different target,” kata Kobayashi.

Terlebih, apartemen ini sengaja dibangun untuk kalangan end user yang sedang mengalami pertumbuhan cukup signifikan. ”For end user, demand is growth,” ujar Kawai.

Dengan kata lain, Sancrest yang mengusung konsep serta fasilitas servis terbaik akan menjadi pilihan paling niscaya serta menambah keyakinan Marimo. “Kami yakin akan berkembang di Indonesia karena kami di Jepang juga merupakan salah satu pengembang besar,” tutup Kawai. – Aziz Fahmi Hidayat 

About The Author

Related posts