Book – Kuadran Properti Manakah Anda

Property-Quadrant-Sukses-Memulai-Bisnis-PropertiJudul      : Property Quadrant – Sukses Memulai Bisnis Properti
Penulis   : Benny Lo
Penerbit : Visi Media
Tebal       : 154 halaman
Harga      : Rp40.000.

Buku ini ditulis menurut konsep yang diadopsi dari Cashflow Quadrant karangan Robert Kiyosaki. Dalam karyanya itu, Kiyosaki menjelaskan bahwa setiap orang bisa dibagi ke dalam 4 kuadran: karyawan, orang yang bekerja sendiri (self-employed), pemilik bisnis, dan investor.

Demikian pula halnya di bisnis properti, setiap pelakunya bisa dikategorikan ke dalam 4 kuadran tadi.

Properti diyakini mampu mencetak banyak miliarder. Harga tanah yang tidak pernah turun membuat mereka tertarik berkiprah di bisnis ini. Mereka belajar, jatuh-bangun, dan menelan berbagai kesalahan fatal.

Property Quadrant ditulis Benny Lo, seorang praktisi properti dan pelatih bisnis, sehingga pembaca bisa mendapatkan edukasi tentang cara memiliki kecerdasan investasi properti yang sudah teruji.

Buku ini disusun untuk semua kalangan yang menggeluti bisnis properti. Pola Property Quadrant akan membimbing pembaca, sesuai dengan posisinya di bisnis properti, kepada kesuksesan. Untuk meraih kesuksesan di setiap kuadran bisnis properti (baik sebagai agen, prinsipal, investor, ataupun developer), seseorang harus mengetahui langkah dan ilmu yang tepat dalam masing-masing peran.

Benny Lo mengategorikan 4 tipe pelaku dalam bisnis properti, yaitu agen (pemasar properti), principal atau anggota broker (pengelola kantor properti), investor, dan pengembang/developer). Keempat pelaku bisnis properti ini ditempatkan dalam empat kuadran berbeda. Sebab, setiap tipe memiliki pola dan karakteristik yang berbeda.

Pada bagian awal, penulis menguraikan tentang bagaimana konsep keempat kuadran ini menurut Robert Kiyosaki dan bagaimana orang bisa dibagi-bagi ke dalam kuadran-kuadran tersebut. Kemudian pada bab berikut dibahas tentang bisnis properti dan apa saja pengetahuan dasar yang harus dimiliki dalam berbisnis properti.

Pada bab berikutnya baru kita mulai masuk ke dalam inti pembahasan buku ini. Intinya, Property Quadrant mewakili empat pelaku bisnis properti dengan metode dan pola yang berlainan—masing-masing memiliki penghasilan yang berbeda pula.

Misalnya A (agen/pemasar properti) memperoleh penghasilan dengan menjual properti. Sedangkan P (prinsipal atau pemilik kantor properti) memperoleh penghasilan dengan memimpin dan mengordinasi para agen. Sementara I (investor) memperoleh penghasilan dari investasi properti yang dia tanamkan.

Ada juga D (developer), yaitu mereka yang memperoleh penghasilan dari membangun dan mengembangkan unit-unit properti untuk dipasarkan.

Selanjutnya, pembaca bisa menyimak bahasan-bahasan yang dapat memperkuat langkah mereka berkarya di masing-masing kuadran tersebut. Mulai dari cara berpikir (mindset) sehingga mereka bisa tahu ingin berada di kuadran mana nantinya; kecerdasan yang diperlukan untuk masing-masing kuadran; dan tips atau nasihat lainnya dalam berbisnis properti. – Ivan Mulyadi

About The Author

Related posts