The Top Achievements in Property

Property-In.co – Malam penganugerahan Top Property Award (TPA), 19 Januari 2016  di Hotel Mulia, Senayan-Jakarta berlangung sukses dan meriah. Penghargaan ini  dianugerahkan kepada developer, bank, broker, produk dan merek yang memiliki performa puncak di dunia properti.

Top Property Award diberikan oleh Property-In, majalah properti pertama di Indonesia yang berfokus pada investasi dan pemasaran properti.

Top Property Award juga merupakan penghargaan properti tertinggi di Tanah Air. Disebut tertinggi karena pemenangnya murni pilihan konsumen, bukan melalui penjurian.

Para pemenang dipilih konsumen melalui survei yang dilakukan oleh perusahaan riset independen SurveyOne. Tidak tanggung-tanggung, survei dilakukan terhadap 2.100 responden di 9 kota besar di Indonesia (Jakarta, Bekasi, Bogor-Depok, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar).

Produk dan merek disurvei pun terdiri dari beraneka ragam kategori. Untuk proyek properti di masing-masing kota, ada 7 kategori yang disurvei: perumahan, apartemen, kota mandiri, superblok, kawasan industri, mal, dan hotel.

Sedangkan untuk layanan dan produk yang terkait dengan properti, terdapat 72 kategori. Mulai dari bank pemberi KPR/KPA, broker properti, supermarket bahan bangunan hingga beragam jenis produk properti seperti  keramik lantai, cat, keran air, pipa paralon, atap baja, dan lain-lain.

Survei tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 2.100 responden di 9 kota. Sementara pemilihan sampelnya menggunakan metode multistage random sampling. Responden terbagi dalam 2 panel:

Untuk Proyek Properti
1.    Publik: responden pemilik properti dengan tingkat pengeluaran A dan A+, usia 25 tahun ke atas.
2.    Investor: responden yang memiliki investasi properti sedikitnya bernilai 1 miliar rupiah (di luar tempat tinggal responden).

Untuk Produk Properti
1.    Publik: responden pemilik properti dengan tingkat pengeluaran A dan A+, usia 25 tahun ke atas.
2.    Profesional di industri properti: kontraktor, arsitek, insinyur sipil, dan lain-lain.

Penghargaan ini diterima oleh lebih dari 100 merek di Indonesia. Dalam bahasa konsumen, peraih Top Property adalah merek ataupun produk yang banyak dikenal orang, memiliki investment value yang tinggi, berkualitas, menciptakan emotional benefit, dan direkomendasikan oleh konsumen.

Acara penganugerahan Top Property Award dihadiri oleh para developer dan pemilik merek di antaranya: Ciputra Group, Lippo Group, Pakuwon Group, Modernland, PP Properti, Prioritas Land, Megapolitan Development, Niro Granite, Ray White, Electrolux, Depo Bangunan, American Standard dan masih banyak lagi.

Sari-Dewi,-Chief-Operating-Officer-Ray-White
Sari Dewi, Chief Operating Officer Ray White, menerima Top Property Award dari Pemimpin Redaksi Property-In David S. Simatupang yang didampingi Direktur SurveyOne Sukardi Arifin.

“Saya bangga karena ini berbeda dengan property award lainnya. Objektivitas TPA lebih bagus dan kredibel karena berdasarkan survei, acaranya pun begitu megah dan meriah. Mudah-mudahan tahun depan kami bisa menang lagi,” ujar salah satu pemenang yang enggan disebutkan namanya.

“Kami berharap Top Property Award mampu menumbuhkan semangat berkompetisi dalam memberikan yang terbaik kepada konsumen Indonesia,” kata David S. Simatupang, Editor in Chief majalah Property-In. Sebab, lanjutnya, award ini bertujuan untuk mendorong industri properti nasional agar senantiasa termotivasi menciptakan karya-karya kreatif, berkualitas, dan berdaya investasi tinggi.

Penghargaan ini dapat pula dipakai sebagai sarana evaluasi (benchmarking) perusahaan untuk menilai kinerja merek/produknya dalam hal popularitas, kualitas, dan investasi dibandingkan dengan kompetitor.

Selain itu, karena Top Property Award menjadi rujukan dalam memilih proyek ataupun produk properti terbaik, logonya tentu bisa dipergunakan para pemenang sebagai sarana dalam mempromosikan produk-produk berkualitas kepada konsumen dan investor properti. Selamat kepada para pemenang! – toppropertyaward.com

 

 

About The Author

Related posts