Melepas lelah di Pusat Kota

The Summit Hotel
Property-In.co – Bukan hanya unggul dengan lokasi strategis, boutique hotel ini juga menghadirkan konsep layanan dan suasana yang menyegarkan. Bandung memang punya banyak tempat menginap.

Tak kurang dari 450 hotel betebaran di Kota Kembang, mulai dari yang kelas melati hingga bintang lima. Namun, jika ingin mendapat lokasi hotel di tengah kota yang bernuansa nyaman dengan harga terjangkau, The Summit Siliwangi Hotel merupakan alternatif pilihan yang patut dipertimbangkan.

Lokasinya di Jalan Seram sangat strategis karena berada di pusat kota dan sangat dekat dengan Jalan Riau. Seperti kita ketahui, Jalan Riau dikenal sebagai pusat belanja (fashion outlet) dan saat ini berkembang pula menjadi kawasan kuliner dengan menjamurnya berbagai kafe dan makanan tradisional. Kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi utama dalam wisata belanja dan kuliner di Kota Kembang.

Serasa di Rumah
The Summit Siliwangi Hotel adalah anak perusahaan dari TBPC Group milik pengusaha Perry Tristianto, yang sedang mengembangkan  Summit Hospitality sebagai usaha di bidang jasa akomodasi. TBPC Group sendiri telah sukses dengan sejumlah fashion outlet terkemuka di Bandung, sarana rekreasi Floating Market di Lembang, Rumah Sosis dan berbagai usaha kuliner lainnya.

“Hotel ini sengaja tidak dibangun bertingkat tinggi,” ungkap Jahja B. Soenarjo, konsultan yang digandeng sebagai mitra pengelola. “Karena  kami ingin menyajikan suasana nyaman, homey, alami, yang membuat tamu lebih betah dan serasa di rumah.” Patut dicatat pula, meski berada di lokasi yang ‘dikepung’ oleh beragam aktivitas bisnis, ketenangan di sana tetap terjaga.
Bagian depan hotel ini merupakan bangunan bergaya lama, keasliannya dipertahankan oleh manajemen.

Memasuki bagian dalam, terbentang ruang lobi yang cukup luas. Di seberang resepsionis tersedia restoran dengan jendela-jendela besar, khas bangunan zaman Belanda. Di sekitar lobi ada tiga ruang meeting yang kerap dipakai berbagai instansi, lembaga pelatihan, dan perusahaan swasta untuk menggelar rapat, seminar, dan gathering.

Bagian belakang hotel adalah bangunan baru yang berisi kamar-kamar berukuran cukup lapang, sekitar 18 meter persegi. Kamar-kamar itu memiliki jendela yang langsung menghadap ke taman asri yang terletak di bagian tengah hotel. Konsep ini sengaja dibuat demikian agar para tamu merasa nyaman dengan sirkulasi udara segar dan pemandangan yang menyejukkan mata.

Diskon Belanja
Seperti lazimnya boutique hotel, jumlah kamar yang disediakan tidak begitu banyak agar ketenangan dan kenyamanan para tamu tetap terperlihara. Ada 48 unit kamar yang terdiri dari 46 kamar tipe deluxe dan 2 kamar tipe junior suite. Mereka juga baru saja melakukan renovasi kecil  dengan sentuhan khusus di seluruh kamarnya untuk memungkin para tamu mendapatkan kamar yang berbeda dari kunjungan sebelumnya. The-Summit-Siliwangi-Hotel_diskon

Selain lokasi dan suasana yang menjadi keunggulannya, layanan yang diberikan The Summit Siliwangi pun terbilang profesional.

Setiap tamu memperoleh keuntungan tambahan berupa voucher diskon untuk berbelanja di beberapa fashion outlet seperti di The Secret, The Summit, dan For Men—yang mudah dicapai dengan berjalan kaki karena dekat dengan hotel.

Bagi para tamu lelah karena seharian menjelajahi Bandung untuk berwisata dan berbelanja, hotel ini menyediakan fasilitas layanan refleksi dan kebugaran dengan terapis yang terampil.

Di samping itu, tersedia pula layanan antar-jemput bandara. Fasilitas standar lainnya, seperti saluran TV kabel dan wi-fi, tentunya juga ada.

Menurut Jahja, target market utama mereka awalnya adalah kalangan pelaku perjalanan bisnis (business traveler) ataupun usahawan pemula yang mencari hotel dengan suasana nyaman, fasilitas lengkap, dan harga yang sesuai—value for money.

Dengan rate yang bersaing, hotel ini menjaring pula pasar penyelenggaraan rapat dan pelatihan. Berbagai instansi dan perusahaan dari luar kota yang melakukan kunjungan dinas pun memilih hotel ini sebagai pilihan akomodasinya. Mereka biasanya berkunjung pada saat weekdays.

Di akhir pekan (weekend) hotel ini telah memiliki pelanggan tetap, umumnya segmen keluarga, yang berlibur ke Bandung untuk belanja dan kuliner. Tidak ketinggalan pula sejumlah artis pernah bermalam di sana karena mencari lokasi yang pas.

Berbagai audisi dari sejumlah TV swasta dan kontes lainnya juga telah diselenggarakan di sana. “Bahkan, melemahnya mata uang rupiah juga membuat pelancong mancanegara (khususnya Malaysia) yang getol berbelanja ke Bandung, memilih hotel ini untuk bermalam,” ujarnya.

Kini mereka merencanakan untuk melebarkan sayap merek The Summit, yaitu dengan membuka kesempatan kerja sama bagi para pemilik hotel sejenis untuk membangun kemitraan operasional. Dalam hal ini, The Summit Hospitality dapat menjadi operatornya secara terpadu, dengan konsep desain dan identitas terstandarisasi, sehingga mereka dapat melakukan pemasaran bersama.

“Tentunya kami terbuka dengan para pemilik properti untuk bekerja sama, bahkan mengembangkan konsep wisata dan akomodasi sekaligus, bila memang lokasinya memungkinkan dan menjanjikan,” kata Jahja. Yang jelas, dengan berbagai keunggulannya, hotel seluas 2.000 meter persegi ini layak dijadikan pilihan jika Anda berkunjung ke Bandung untuk berbisnis ataupun berwisata dengan keluarga. David S. Simatupang

About The Author

Related posts