Pembeli Bisa Mendesain Rumah Sendiri

Malibu Village Gading Serpong
Agar tetap eksis, developer harus bisa menciptakan terobosan-terobosan baru. Inilah yang mendasari Paramount Land saat mengemas custom homes untuk Malibu Village.

Property-In.co – Pengembangan properti di suatu kawasan umumnya menggunakan desain yang identik atau serupa. Namun pakem tersebut tampaknya tidak berlaku di Malibu Village–Gading Serpong besutan Paramount Land. Hunian kelas atas ini mengusung ‘custom homes’ dengan memberikan pilihan 18 desain yang bisa dipilih sesuai selera pembelinya.

Dengan konsep ini, Paramount ingin memberi kesempatan kepada konsumen mendesain rumahnya sesuai dengan keinginan pribadi. Konsumen dapat memilih rumah bergaya klasik yang tidak lekang oleh waktu, gaya modern dengan elemen kaca, gaya Mediteranian yang menawan, atau gaya Scandinavian yang memiliki desain atap nan elegan.

Menurut Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land, setiap konsumen memiliki selera yang berbeda dalam memilih bentuk dan konsep rumahnya. Hal ini mendorong Paramount melakukan terobosan lewat konsep baru ‘custom homes’ di klaster Malibu Village yang berlokasi di Gading Serpong, Tangerang. Konsepnya adalah rumah compact dengan desain yang dapat dipilih sesuai selera dan kebutuhan pribadi konsumen.

“Konsep ini merupakan terobosan Paramount di dunia properti. Apalagi kita tahu sendiri kondisi makro ekonomi kita saat ini. Agar tetap bisa eksis, kita harus menciptakan terobosan-terobosan baru agar investasi tetap berjalan,” ungkap Ervan kepada Property-In di Jakarta pertengahan bulan lalu.

Malibu Village menawarkan 9 gaya rumah yang masing-masing memiliki 2 desain fasad berbeda, yaitu gaya Classic, American, Scandinavian, Japan, Mediteranian, Modern, Victorian, Colonial, dan Art Deco. Tersedia pula beberapa pilihan warna rumah dan finishing bagian depan (cat, batu alami, atau batu artifisial).

Ervan-Adi-Nugroho-Presiden-Direktur-Paramount-Land
Ervan-Adi-Nugroho-Presiden-Direktur-Paramount-Land

Selain itu, ada 8 paket spesifikasi kelengkapan rumah, di antaranya diferensiasi plafon, toilet, pintu panel, jenis lantai, dan jenis cat. Semua pilihan tadi akan membuat konsumen lebih leluasa menentukan rumah yang diidamkannya.

Klaster ini di atas lahan seluas 11 hektar ini menawarkan tipe-tipe rumah dengan luas tanah 6×8 m2 (luas bangunan 55 m2) dan luas tanah 7×8 m2 (luas bangunan 68 m2). Dipasarkan dengan harga tipikal Rp800 jutaan per unit, jumlah unitnya dalam sekali launching sebanyak 1.010 rumah. Rumah-rumah tersebut terletak di lokasi strategis, yaitu di sebelah selatan kota Gading Serpong yang berbatasan dengan Bumi Serpong Damai (BSD).

Investasi Menjanjikan
Ervan menjelaskan bahwa perkembangan Gading Serpong dalam beberapa tahun mendatang akan sangat pesat. Cukup beralasan mengingat lokasinya yang berada di tengah-tengah pengembang besar seperti Lippo Karawaci, BSD, dan Alam Sutera—BSD menjadikan Gading Serpong sebagai sebuah new economic hub.

Ia menambahkan, investasi properti termasuk investasi yang tahan terhadap inflasi. Dalam kondisi perekonominan seperti saat ini, di mana suku bunga rupiah sedang turun dan kurs dolar yang mahal, investasi properti di lokasi strategis seperti di Gading Serpong merupakan pilihan terbaik.

Bicara soal fasilitas pendukung, Ervan menjelaskan bahwa Malibu Village memiliki fasilitas lengkap di dalam klaster seluas 5.000 meter persegi (m2) untuk club house, lapangan basket dan futsal, area jogging, playground, kolam renang untuk dewasa dan anak-anak serta green spine (jalur hijau).

Melengkapi seluruh keunggulan yang ditawarkan di atas, lanjut Ervan, Paramount Land juga menghadirkan pilihan sistem pembayaran untuk mempermudah konsumen—yang bisa disesuaikan dengan kemampuan konsumen. Alternatif pembayaran yang dapat dipilih antara lain dengan cash keras, KPR, atau cicilan bertahap hingga 60 kali.

Sementara itu, Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto menegaskan bahwa Malibu Village memberikan kesempatan dan kebebasan kepada konsumen untuk terlibat dalam merancang rumah yang sesuai dengan kepribadian masing-masing.

Selain ragam desain bervariasi yang ditawarkan, kalster ini juga mampu memenuhi kebutuhan hunian serta kelengkapan ruang dan fungsi rumah seperti 2 kamar tidur dengan 1 kamar tidur utama yang luas, 1 kamar tidur untuk asisten rumah tangga, dapur, gudang, ruang jemuran, dan garansi kebocoran selama 24 bulan.

Rumah-rumah di sana diklaim mampu memenuhi ekspektasi hunian dan kelengkapan ruang dan fungsi rumah. “Dari sisi investasi juga sangat menjanjikan. Kami meyakini pencapaian capital gain untuk Malibu bisa mencapai 15-20%, bahkan bisa lebih,” kata Aryo. Caca Casriwan

About The Author

Related posts