Kiprah ‘Penguasa Cikarang’

Dalam satu wilayah Jababeka, peluang bisnis, potensi dan investasi properti yang menjanjikan tersaji begitu lengkap. Cepat atau lambat, momen sunrise tinggal menunggu waktu saja.

Property-In.co – Tahun ini yang dianggap tahun kebangkitan properti Indonesia, menuju booming pada 2018, bisa jadi benar adanya. Beberapa kawasan baru yang dinilai memiliki potensi sunrise terus bermunculan, salah satunya Cikarang.

Wilayah yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri nasional itu kini makin memikat dengan peluang bisnisnya melalui investasi properti-properti baru di sana.

Bicara tentang Cikarang, satu nama yang harus diingat adalah Jababeka. Pengembang yang sudah menggarap Cikarang sejak 1989 ini bisa dibilang pembuka jalan kemajuan kawasan tersebut. Jababeka sendiri sejak awal berdiri memang fokus mengembangkan kawasan industri, yang berangkat dari rencana pemerintah saat itu untuk membangun sebuah daerah terpadu khusus untuk industri nasional dan internasional.

Pada perkembangannya, Jababeka mulai juga menyediakan fasilitas-fasilitas hunian bagi penghuni kawasan Jababeka dan memberikan peluang investasi menarik bagi khalayak umum.

Bermodalkan lahan hingga 5.600 hektar, saat ini pembangunan di Jababeka sudah memasuki tahapan pengembangan sejumlah unit tempat tinggal, area komersial, dan pusat bisnis—yang semuanya memberikan nilai keuntungan, baik bagi end user maupun investor.

Kini tercatat 50.000 unit rumah telah dibangun dan akan terus dikembangkan oleh pengembang yang memiliki nama singkatan dari Jawa Barat Bekasi ini.

Suteja Sidarta Darmono, Direktur Jababeka, mengatakan bahwa saat ini domain pasar di Jababeka terbilang sangat besar. Mereka terdiri dari penduduk lokal, pekerja asing, pelajar dan mahasiswa. Khusus pekerja asing saja, jumlahnya kurang lebih 10.000 orang yang bersumber dari 1.500 perusahaan dari 30 negara yang bercokol di Ibukota Kabupaten Bekasi tersebut.

Suteja-Sidarta-Darmono
Suteja Sidarta Darmono dan investor asal Selangor, Malaysia

Itu merupakan satu dari sekian kunci potensi bagi investor yang ingin mengembakbiakkan uangnya di sana. “Investasi di Jababeka sangat menarik karena market yang ada di sini beragam termasuk dari pekerja asing yang membutuhkan tempat tinggal,” ujarnya.

Menghadirkan Legenda Elvis
Guna memenuhi peluang tersebut, ungkap Suteja, Jababeka telah menyiapkan hunian premium berkonsep landed yaitu Jababeka Residence. Sementara untuk high rise building, mereka bakal menghadirkan apartemen eksklusif bertema nuansa negeri Paman Sam yang diberi seperti nama legenda rock n roll Amerika, yakni New Elvis Tower.

Apartemen ini dibangun di atas lahan 2 hektar dan akan dilengkapi dengan ragam fasilitas penunjang bagi penghuninya seperti area komersial dan Hollywood Junction.

Suteja menjelaskan, apartemen New Elvis Tower memiliki tiga segmen pasar utama: mahasiswa, ekspatriat dan umum. Proyek ini terdiri dari 256 unit, di mana 128 limited stock disiapkan khusus untuk investasi dan memberikan jaminan 10% rental guarantee bagi pemiliknya.

Apartemen ini, imbuhnya, akan menjadi pilihan paling bijak bagi investor dalam mendulang keuntungan maksimal di Cikarang. “New Elvis Tower merupakan apartemen terbaru yang akan kami bangun tahun ini dan diharapkan mampu memberikan kesempatan investasi yang bagus,” ujar lulusan Monash University Australia ini.

Masterplan-Jababeka
Masterplan Jababeka

Menurutnya, saat ini merupakan momen yang tepat untuk berinvestasi di Cikarang, utamanya di Jababeka. Kawasan Cikarang yang dulunya sama sekali tidak populer untuk investor, sekarang  setiap jengkalnya bernilai istimewa.

Dua faktor utama yang membuat kawasan ini future sunrise adalah harga yang masih under value serta prospek Cikarang yang masih sangat bagus dan luas. Apalagi Jababeka dalam hal luas lahan lebih unggul dibandingkan Lippo Cikarang dan Delta Mas yang masing-masing hanya memiliki 3.000 hektar.

“Harga tanah di Cikarang masih Rp6 juta per meter persegi. Itu yang saya bilang masih under value. Namun, jika melihat pada prospek lahan yang luas dan bagus, kenaikan pasti terus berlanjut ke depannya,” urai Suteja yang yakin betul bahwa capital gain dalam investasi New Elvis Tower bisa melonjak antara 30-40% tiap tahunnya.

Arah menuju sunrise di Jababeka sudah berada di jalur yang tepat. Jababeka dalam waktu dekat ini juga akan membangun mal bertaraf bintang lima yang akan digawangi bersama Plaza Indonesia. Seperti diketahui Plaza Indonesia merupakan mal premium yang kerap menjadi referensi para ekspatriat berbelanja atau sekadar menghabiskan waktu untuk hang out.

Selain akan membangun mal, di Jababeka sendiri sudah tersedia beraneka fasilitas lainnya semisal lapangan golf, kampus President University, rumah sakit, sekolah dan pusat perbelanjaan. Mereka sengaja menghadirkan fasilitas-fasilitas tersebut karena yakin ke depannya kawasan Cikarang akan semakin semarak.

New Elvis
New Elvis

Ada lagi yang membuatnya tambah menarik, yaitu sejumlah rencana pemerintah yang bakal mendukung akses ke Cikarang seperti proyek MRT, double double track (empat jalur) untuk kereta sampai planning soal mendesain stasiun Cikarang menjadi hub station.

Bahkan, rencannya bakal ada pembangunan bandara seluas 3.000-4.000 hektar di selatan Karawang, daerah Ciampea, yang mampu menampung hingga 100 juta penumpang. Jelas kehadiran bandara internasional tersebut turut menyeret pesona Cikarang sebagai tetangga Karawang yang paling dekat.

“Makanya, kami yakin Cikarang semakin berkembang ke depannya. Sebagai tempat tinggal, sebagai investasi maupun untuk pilihan bisnis, semuanya sudah tersedia di sini. Jababeka sebagai pengembang besar memiliki komitmen besar untuk mewujudkannya,” pungkas Suteja. aziz fahmi hidayat

About The Author

Related posts