Mesin Uang dari Sudirman

Meski harganya masih dirahasiakan, apartemen Anandamaya Residences dipastikan mampu menjaring pasar premium.

Property-In.co – Nama PT Astra International tidaklah asing terdengar di telinga konsumen Indonesia. Sebagian besar pengisi padatnya jalanan di Jakarta saja adalah produk-produk besutan anak perusahaan tersebut. Setelah mapan di dunia otomotif, Astra akhirnya ikut tergoda bermain di industri properti.

Belum lama ini mereka merilis hunian vertikal mewah berkonsep superblok. Tidak tanggung-tanggung, lokasi yang dipilihnya merupakan salah satu lokasi termahal di Indonesia, yaitu CBD Sudirman, Jakarta.

Mereka menggandeng pengembang luar negeri, Hong Kong Land. Kedua badan usaha ini lalu membentuk PT Brahmayasa Bahtera untuk mengembangkan megaproyek bernama Anandamaya Residences.

Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 2,4 hektar ini terbilang sangat menjanjikan bagi kalangan calon investor yang mengincar ‘mainan’ kelas wahid. Anandamaya Residences memang sengaja dirancang untuk penghuni yang ingin menikmati kehidupan mewah serta dekat dengan perkantoran, pusat perbelanjaan dan hiburan. Beragam fasilitas yang dihadirkan pun didesain untuk mengutamakan kepuasaan penghuni seperti lagoon pool, fitness & spa, tennis court, jogging track, gazebo area, function room & lounge dan masih banyak lagi.

video
Apartemen itu menyediakan 509 unit yang terdiri dari tipe 2-3 bedroom di Premium Tower; tipe 3-4 bedroom di Luxury tower; tipe 4 bedroom mewah dengan kolam renang pribadi dan langit-langit setinggi 6 meter di ruang utama dan ruang makan;  serta 6 unit penthouse yang dilengkapi en-suite bathrooms, ruang keluarga, double volume living and dining area, dan kolam renang pribadi.

Rasa-rasanya setiap unit yang dijual bakal laris manis bak terompet di malam tahun baru.

Optimisme tinggi diusung Anandamaya Residences dalam merekrut calon investor. Tidak salah memang. Merujuk pada data Jones Lang LaSalle, saat ini pasar apartemen di Jakarta cukup dinamis. Tersedia  sekitar 90.000 unit apartemen di Jakarta dan jumlahnya akan bertambah sekitar 58.000 unit lagi hingga 2018 (hebatnya, lebih dari 72% jumlah ini sudah laku terjual). Jakarta  memang pasar yang sangat ‘seksi’.

Namun, untuk mendapatkan unit apartemen tersebut tidaklah mudah karena pengembang menutup akses harga seperti halnya kebanyakan pengembang. Metode penjualan dilakukan dengan sistem undangan khusus sehingga harga akan dibuka kepada pihak yang benar-benar tertarik membeli. Tujuannya agar pengembang mampu menyaring terlebih dulu calon pembeli—ini sengaja dilakukan karena nantinya pembeli bakal menjadi penghuni ataupun investor jangka panjang di sana.

Jika melihat pada potensi proyek perdana Astra tersebut, berinvestasi di Anandamaya Residences bisa menjadi pilihan paling prospektif tahun ini. Dengan lokasi yang sangat premium, dukungan fasilitas dan kemewahan unit, kemungkinan pendapatan aktif dari yield income serta pendapatan pasif dari capital gain bisa melonjak tinggi ke angka yang fantastis.  Ucu

About The Author

Related posts