Penuhi Komitmen, Proyek Mega Superblok Rp15 Triliun BJ Habibie Gelar Topping Off untuk Tower ke 3

Property-in.co, Jakarta- Pengembang PT Pollux Properti Indonesia Tbk. terus memantapkan posisinya sebagai developer terpercaya di Indonesia. Komitmen ini salah satunya direalisasikan perusahaan properti berkode emiten POLL tersebut dengan mengupayakan penyelesaian pembangunan seluruh portofolio projek secara baik dan tepat waktu. Terbaru, setelah sukses menggelar Topping Off untuk Tower A1 dan A2 pada pertengahan Januari dan Maret 2019 lalu, Pengembang kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam, PT Pollux Barelang Megasuperblok atau yang biasa dikenal dengan brand Pollux Habibie International – perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk. dan keluarga besar mantan Presiden RI, BJ. Habibie kembali memastikan proses konstruksi Tower A3 yang menjadi bagian dari phase pertama (4 Tower) dari proyek megasuperblok Meisterstadt Batam telah rampung pembangunannya. Kepastian ini direalisasikan dengan menggelar topping off ceremony (penutupan atap) untuk tower apartemen A3 yang berlokasi di Jl Ahmad Yani, Batam Center, Kota Batam tersebut.

Tampak dalam gambar: Chairman Pollux Properties Group, Po Sun Kok (keenam kiri) dan CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk., Nico Po (kedelapan kiri) berpose bersama seusai melakukan prosesi topping off tower A3 apartemen Meisterstadt Batam.

Prosesi Topping Off dilakukan pada hari Selasa sore, 10 April 2019 bertempat di Swiss – Belhotel Harbour Bay, Batam dan turut dihadiri oleh jajaran Direksi beserta Dewan Komisaris dari PT Pollux Barelang Megasuperblok serta PT Pollux Properti Indonesia Tbk. Pelaksanaan acara penutupan atap yang dilakukan secara simbolis tersebut sekaligus dengan menggelar acara VVIP Investor Gathering. ”Serupa dengan Tower A2 sebelumnya, prosesi topping off Tower A3 yang hanya berselang sebulan dari Tower A2 adalah bentuk komitmen kami untuk membangun kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam secara keseluruhan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ujar Po Sun Kok, Presiden Komisaris PT Pollux Properti Indonesia Tbk.

Po Sun Kok menuturkan, selain ketepatan jadwal dalam hal pembangunan, wujud komitmen yang dilakukan Pollux Properti Indonesia untuk Meisterstadt Batam juga dibuktikan dengan pemilihan mitra kerja hingga material yang berkualitas. “Untuk kontraktor kami menggandeng kontraktor PT PP (Persero) Tbk. yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, sementara  untuk material elevator dan eskalator kami menggandeng KONE, perusahaan asal Finlandia yang merupakan salah satu market leader industri elevator dan escalator di dunia,” tutur Po Sun Kok.

Resmi Pasarkan Tower A5

Sementara itu, Maikel Tanuwidjaya, Sales and Marketing Director PT Pollux Properti Indonesia Tbk., menyebutkan, selain melakukan topping off,  pada hari itu juga dilakukan product knowledge untuk tower terbaru yaitu A5 yang merupakan tower keempat dan mengusung konsep penthouse. Tower ini juga bagian dari phase pertama sekaligus  masterpiece dari Meisterstadt Batam. Tower A5 merangkum sebanyak 385 unit dan ditawarkan dalam beberapa type, mulai dari type Studio – 24 m2, 1BR – 49 m2, 2BR – 66 m2 sampai dengan type 3BR – 80 m2. Sementara, harga yang ditawarkan Rp1,6 milyar untuk type 2BR dan Rp2 miliar untuk type 3BR. Untuk penjualan tahap pertama, Tower A5 hanya dipasarkan sebanyak 88 unit. “Berbeda dengan tower sebelumnya, Tower A5 nantinya ditawarkan lebih exclusive. Tower ini cukup mendapatkan tempat di hati masyarakat,  Terbukti sejak dipasarkan tahap pertama sejak bulan lalu,  kita sudah dua kali mengalami oversubscribed, ” jelas Maikel Tanuwidjaya.

Megasuperblok Meisterstadt dikembangkan di atas lahan seluas 9 hektar. Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai. Tak kurang, sebesar Rp11 triliun dana investasi yang dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek terbesar di Batam tersebut.

Penjualan Meisterstadt sendiri dilakukan dalam 4 phase, dimana pada phase pertama telah dipasarkan tiga menara apartemen (A1, A2 dan A3) sebanyak 1.575 unit dan 113 unit ruko dengan harga mulai dari Rp3 miliar serta mall dengan konsep F&B dan entertainment. Ada tiga type unit apartemen yang ditawarkan, yakni type one bedroom dengan total luas 24,82 m2, one bedroom plus seluas 42,51 m2, dan type two bedroom seluas 51,59 m2, dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp400 juta sampai dengan Rp1,1 miliar. “Meisterstadt dibangun dengan tujuan menciptakan area komersial bertaraf internasional—yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam,” sebut Maikel Tanuwidjaya.

Pada penjualan apartemen phase pertama (A1 & A2), Meisterstadt berhasil mendulang sukses dengan penjualan 100% sold out hanya dalam waktu satu hari saja. Melihat tingginya minat masyarakat yang ingin berinvestasi di mega proyek tersebut, maka pada 2017, Meisterstadt kembali memasarkan tower ketiga (A3) yang saat ini penjualannya sudah mencapai 70% serta tower keempat (A5) yang mulai dipasarkan bertepatan dengan prosesi topping off tower A2, awal Maret 2019.

Meisterstadt Batam dikembangkan dengan mengacu pada konsep kemajuan kota berstandar Jerman. Hal ini dapat dilihat pada komposisi bangunannya yang saling terintegrasi dengan beberapa proyek properti khususnya perkantoran dan rumah sakit. “Proyek ini merupakan hasil dari visi Habibie untuk menciptakan integrated vertical city yang terinspirasi dari standar kemajuan negara Jerman,” ucap Ilham Akbar Habibie, Honorary Chairman Pollux Habibie International.