Agresivitas Tiada Henti Tokyu Land Indonesia Lahirkan Branz Mega Kuningan

[Property-In], Jakarta- 60 tahun lalu, tepatnya 20 Januari mendatang terjadi kesepakatan sejarah yang menjadi titik balik terjalinnya hubungan “mesra” antara Jepang dan Indonesia setelah ditandatanganinya Nota Perdamaian antara ke dua Negara yang sebelumnya bertikai tersebut.

Sejak saat itu, banyak terjadi jalinan kerjasama yang apik dan melahirkan sejumlah perubahan dunia industri di indonesia, termasuk di urusan properti.

Foto Bersama; dari kiri – kanan:
Mr Kotaro Terajima (President Director of Tokyu Property Management Indonesia), Mr Keiji Saito (President Director of Tokyu Land Indonesia), Mr Masaoki Kanematsu (Operating Officer/ Director of Overseas Business Division of Tokyu Land Corporation), Mr Marullah Matali (Mayor of South Jakarta City), Mr Tadayuki Miyashita (Minister of Embassy of Japan to Indonesia), Mr Kazuhiko Kiyose (Deputy Director General, Ministry of Land, Infrastructure, Transport, and Tourism), Mr Fumio Inagawa (Executive Managing Director of Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN)

Sebagai bagian dari perayaan  “Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Jepang”, Tokyu Land Corporation melalui anak perusahaannya di Indonesia, Tokyu Land Indonesia mengumumkan pengembangan proyek dengan fasilitas kompleks berskala besar yang terdiri dari kondominium, rental apartemen, dan fasilitas-fasilitas komersial lainnya di Mega Kunigan,wilayah jantung (CBD) kota Jakarta.

Setelah sukses dengan pengembangan Branz BSD Ai dan Branz Simatupang, penjualan untuk kondominium “BRANZ Mega Kuningan” akan dimulai di awal tahun 2019. Diawali dengan rangkaian kegiatan pengenalan produk serta pembukaan marketing gallery untuk publik, acara ini dihadiri oleh pejabat pemerintahan Indonesia, tamu-tamu dari Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism of Japan dan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (Chiyoda-ku, Tokyo, Japan; selanjutnya disebut sebagai “JOIN”) yang juga menjadi penanam modal untuk proyek ini.

Aktivitas penjualan unit BRANZ Mega Kuningan sendiri akan ditargetkan untuk orang-orang berlatar belakang sosial ekonomi kelas atas.

Secara garis besar,  proyek ini  berdiri di atas lahan seluas ±11.000m2  dengan luas lantai keseluruhan ±120.000m2  serta terdiri dari 482 unit untuk kondominium, apartemen rental  dengan kisaran harga yang belum ditentukan. Nantinya akan berdiri kondominium, apartemen rental dan fasilitas komersial, fasilitas-fasilitas bersama yang utama di dalam kawasan hunian seperti kolam renang luar ruangan, gym, studio olahraga, café dan ruang serbaguna.

Proyek ini didisan secara keseluruhan oleh Tokyu Architects & Engineers Inc dan diprediksi selesai & serah terima pada 2023 mendatang