Menatap Masa Depan Anak Bersama Podomoro Park

[Property-In], Jakarta– Perkembangan anak meliputi beberapa aspek, yaitu perkembangan fisik, kognitif (kemampuan berpikir dan bahasa), sosial, dan emosi. Anak yang telah kecanduan bermain gawai, tidak dapat melatih perkembangan fisiknya. Efek penggunaan gawai yang berlebihan pada anak dapat menjadikannya tidak memiliki berat badan ideal sesuai dengan usianya, seperti obesitas atau kurangnya berat badan, serta gangguan fisik lainnya seperti terpapar radiasi dan rusaknya penglihatan. Hal tersebut pun berdampak pada penurunan perkembangan otak yang berperngaruh terhadap daya pikir dan berbicara.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di The New York Times, penulis buku iBrain: Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind dan Direktur Longevity Center di Universitas California, Dr. Gary Small mengatakan, anak-anak yang menghabiskan terlalu banyak waktu dengan teknologi, akan mengurangi interaksi dan mengganggu keterampilan komunikasi. Terlebih lagi, pada kesehatan mental anak pun akan berpengaruh, yaitu dengan terlihatnya emosi anak yang susah dikendalikan, anak menjadi sangat agresif, dan bahkan melawan pada orang tua.

Kawasan Hijau membentang sepanjang area Podomoro Park Buah Batu Bandung

Di dalam era digital ini, anak-anak seharusnya tetap dapat tumbuh secara alamiah. Bermain di luar ruangan agar mengenal fairplay dan memahami sistem koordinasi, berinteraksi dengan teman sebayanya untuk melatih interpersonal skill. Berlari dan melompat untuk dapat mengasah kekuatan fisiknya, bahkan untuk menyalurkan energinya secara positif dan meningkatkan kualitas istirahatnya agar menjadi lebih teratur. Salah satu caranya dengan mengajak anak-anak untuk melakukan permainan tradisional.

Contohnya permainan petak umpet yang ternyata memiliki manfaat untuk melatih insting dan motorik, membuat anak menjadi aktif bergerak serta aktif berfikir. Saat bermain, anak diharuskan mencari tempat persembunyian temannya, itu berarti dapat mengasah daya pikir anak dan juga menumbuhkan keinginan serta kegigihan anak untuk terus mencari tahu. Bagi anak yang bersembunyi, permainan ini bermanfaat bagi motoriknya, dan juga merangsang daya pikir anak untuk mencari tempat persembunyian yang aman untuk dirinya.

Namun, tak sedikit orang tua yang menjadi khawatir untuk mengizinkan anak bermain di luar ruangan. Hal ini disebabkan beberapa kendala, seperti semakin sempitnya lahan di luar ruangan yang dapat digunakan anak untuk bermain. Juga lingkungan yang semakin tidak aman seperti adanya perilaku berbahaya di jalan raya dan polusi. Tak hanya itu, kesibukkan orang tua pun dapat menjadi salah satu faktor kendalanya, sehingga kualitas kebersamaan antara orang tua dan anak untuk berinteraksi bersama alam relatif sedikit.

Banyak orang tua telah menerapkan sistem kontrol dalam pemakaian media digital bagi anak-anaknya dan berusaha untuk dapat mengajak anak untuk bermain di luar ruangan, namun hal tersebut sering kali terabaikan karena kesibukkan orang tua, atau bahkan karena tingkah laku anak yang tak terkendali sehingga media digital dijadikan sebagai alat pengalihnya agar tenang dan orang tua dapat melakukan pekerjaannya. Alhasil, anak tetap diam didalam rumah, kecanduan bermain gadget, sampai pada saat bangun tidur, makan, hingga waktu tidur pun tak lepas dari gadget.

Pola asuh dan lingkungan rumah memang berperan penting. Dilansir dari laman Kompas.com, praktisi pendidikan anak, Idzma Mahayattika mengatakan, tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh nilai-nilai yang diajarkan keluarga dan lingkungan rumahnya. Sehingga, sangat penting bagi para orang tua untuk mempertimbangkan hal-hal pendukung tumbuh kembang anak. Menurut Idzma, lingkungan rumah yang baik bagi anak adalah rumah yang memiliki tempat bermain, minimal di depan rumah. Tempat bermain yang baik bagi anak haruslah aman baik aman dari kecelakaan maupun aman dari orang asing. “Indikator aman dari kecelakaan adalah tidak dekat dengan jalan raya, atau dekat dengan taman bermain. Sedangkan indikator aman dari orang asing, lebih ke pengawasan keamanan misalnya CCTV atau minimal adanya keamanan 24 jam”, ujarnya.

Tak heran bila saat ini ini banyak keluarga yang mencari hunian di tengah kawasan yang aman dan tentunya memiliki area terbuka yang luas. Sebut saja Podomoro Park Bandung, project terbaru Agung Podomoro Land seluas lebih dari 100 hektar ini mengusung konsep utama Harmony with Nature. Home resort ini mengedepankan keselarasan dengan alam, sehingga hampir 50% dari luas kawasan merupakan ruang terbuka hijau. Mengenalkan alam pada anak semudah berjalan keluar rumah. Pasalnya, Podomoro Park memiliki collective garden indah yang dapat dijadikan sebagai salah satu sarana bermain anak dan berinteraksi sosial.

Interaksi bersama keluarga pun dapat dilakukan sambil menikmati danau indah yang membentang sepanjang 1 km di tengah kawasan, yang dilengkapi dengan fasilitas jogging track di tepi danau. Lingkungan nyaman juga ditunjang dengan udara segar dan hijaunya kawasan pegunungan akan membawa anak-anak untuk mempelajari dan menikmati alam.

Tak hanya itu, untuk mendukung anak-anak bermain dengan teman sebayanya, Podomoro Park menyediakan children playground sehingga anak-anak dapat dengan leluasa berlari dan bermain dengan aman. Mengutamakan kenyamanan dan keamanan, Podomoro Park dilengkapi clubhouse yang didalamnya terdapat function room, infinity pool, gym, tennis court, basketball court, serta di dalam kawasan disediakan pula bike lane, sistem keamanan 24 jam, CCTV, dan panic button.

“Kami mengetahui betul bahwa masa kanak-kanak merupakan masa yang sangat penting, karena akan menjadi pondasi dasar bagi perkembangan kehidupannya dimasa yang akan datang. Untuk itu, Podomoro Park mendukung untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak, melalui ruang terbuka yang luas, area bermain anak dan fasilitas lainya yang tentunya mengutamakan keamanan”, ujar Agung Wirajaya, Assistant Vice Presiden Strategic Residential Agung Podomoro Land.

“Podomoro Park dapat menjadi solusi dari masalah yang dihadapi para orang tua di tengah era digital ini, agar anak-anaknya dapat tumbuh kembang dengan optimal”, imbuhnya.

Agung pun menambahkan, konsep Podomoro Park tersebut mampu menarik antusiasme pasar yang sangat tinggi, itu merupakan salah satu bukti bahwa prioritas utama dalam sebuah keluarga adalah kesehatan dan masa depan anak.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *