Timah Properti Lakukan Serah Terima Perdana

[Property-In], Jakarta– PT Timah Karya Persada Properti pada tanggal 28 April 2018, melakukan proses serah terima perdana Familia Urban @Bekasi.

Familia Urban
Suasana penyerahan kunci unit Familia Urban kepada konsumen

Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Kawasan Familia Urban @Bekasi ini, PT Timah Karya Persada Properti melakukan serah terima kunci kepada -/+25 pembeli.

Teguh Suhanta (Manajer Realti Familia Urban) mengatakan, “Serah terima yang kami lakukan pada hari ini, merupakan tahap pertama, dan setelah ini akan kami lanjutkan dengan serah terima tahap berikutnya. Untuk serah terima tahap kedua dan selanjutnya, tentu akan kami sesuaikan dengan progress pembangunan yang ada.”

PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti), saat ini tengah mengembangkan lahan seluas sekitar 176 Hektar, untuk kawasan hunian.

Di lahan yang  berada di daerah Mustika Sari Bekasi Timur ini, akan dibangun sebuah kawasan hunian yang banyak memiliki ruang terbuka hijau, yaitu Familia Urban @Bekasi.

Dengan luas lahan total sebesar 176 ha, kawasan Familia Urban akan dikembangkan menjadi kawasan hunian terpadu yang banyakmemiliki ruang terbuka hijau, dimulai dengan tahap I seluas -/+15 Ha yang terdiri dari Cluster Gayatri, Cluster Ganesha, Cluster Dharmawangsa, mulai type 36/72 sampai dengan type 90/120.

Dalam konsep desainnya, kawasan ini akan dikembangkan dengan perbandingan antara bangunan dan ruang terbuka hijau, sebesar 60:40. 

Teguh Suhanta menambahkan, “Sebagai kawasan hunian yang dikembangkan dengan konsep hunian yang mendukung tumbuh kembang anak, kami juga akan membangun sarana yang dibutuhkan, seperti taman, playground serta danau.”

Familia Urban akan mengorientasikan pedestrian sebagai sistem sirkulasi utama dalam perencanaan kawasan. Dibangun dengan

konsep “Back To The Lovely House”, kawasan hunian ini menawarkan sebuah rumah yang sesungguhnya kepada masyarakat, yaitu rumah yang memiliki halaman, dimana manusia pada hakikinya adalah menyatu dengan lingkungannya, baik dengan sesama penghuni maupun dengan alam dan sekitarnya.

Dengan konsep ini, hunian di kawasanFamilia Urban akan memiliki halaman yang menjadi bagian utuh dari tempat tinggal yang sesungguhnya, yaitu sebuah tempat tinggal untuk keluarga Indonesia yang masih membutuhkan halaman sebagai pelengkap rumah tinggal.

Dikembangkan dengan konsep desain “Walkable Neighbourhood”, di mana dalam kawasan tersebut diharapkan warga /penghuni banyak melakukan kegiatan sehari-hari dengan berjalan kaki terutama untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, sehingga akan banyak pengolahan  lingkungan kawasan berupa ruang terbuka hijau, seperti taman, jogging track, plaza terbuka, green belt, dsb.

Andris Sayoga (Sales Manager Familia Urban) mengatakan, “Dari beberapa type yang ada, kami melihat bahwa konsumen sebagian besar memilih type 36/72 s/d type 45/90. Hunian type kecil ini memang cocok untuk keluarga muda, yang menjadi target market dari Familia Urban.

Untuk saat ini, hunian di Familia Urban dipasarkan mulai harga Rp500 jutaan. Kami yakin, di harga ini akan mampu diserap pasar, baik itu end user maupun investor. Dari sisi investasi, harga hunian di Familia Urban  ini telah meningkat sekitar 15 persen dari sejak awal dipasarkan pertengahan Februari tahun 2017 yang lalu. Tentu ini sangat menguntungkan.”

Bekasi Timur Makin Seksi, Familia Urban dapat Opportunity

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, khususnya sector transportasi diyakini memberikan dorongan terhadap sector properti di Bekasi Timur.

Dengan beroperasinya sarana transportasi missal seperti LRT, Tol Becakayu, Elevetad Tol Jakarta Cikampek, akan membuat mobilitas kaum suburban di Bekasi sangat tinggi. Dampaknya, permintaan akan hunian  juga akan turut meningkat.

Eko Budisantoso, Direktur Operasional Timah Properti mengatakan, “Kami yakin, pembangunan infrastruktur sisi timur Jakarta akan mampu memberikan peluang bagi sector properti, khususnya di Bekasi Timur.

Masyarakat saat ini sangat selektif memilih hunian, dan yang memiliki banyak alternatif akses transportasilah yang akan dipilih. Dalam konteks itulah kami optimis, ke depannya Familia Urban akan berkembang lebih cepat karena lokasinya yang sangat strategis, dekat dengan empat akses pintu tol serta infrastruktur transportasi baru yang melewati Bekasi Timur.”

Sesuai dengan perencanaan pembangunan dari pemerintah, di tahun 2019 ada beberapa proyek infrastruktur transportasi di sisi timur Jakarta sudah mulai beroperasi. 

Dampaknya, kaum suburban Bekasi Timur akan meningkat, yang berkorelasi langsung terhadap kebutuhan hunian.

Eko Budisantoso menambahkan, tahun 2018 – 2019 akan menjadi tahun emas bagi sector properti di Bekasi Timur.

“Kami optimis penjualan tahun ini akan meningkat dibanding tahun kemarin, selain karena pembangunan infrastruktur transportasi terpadu, progress pembangunan baik unit rumah maupun kawasan diFamilia Urban sendiri sudah mulai terlihat sehingga konsumen makin yakin dengan komitmen kami dalam mengembangkan kawasan hunian yang nyaman dan berkualitas dengan harga yang masih terjangkau.”

Timah Properti, selain mengembangkan Familia Urban, saat ini juga mengembangkan kawasan hunian lain, yaitu Payon Ponca di Cireundeu, dekat lapangan terbang Pondok Cabe.

Dengan memanfaatkan lahan milik PT Timah Tbk, Timah Properti saat ini memiliki cadangan land bank yang tersebar di beberapa kota.

RSG

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *