Trans Park Kucurkan Dana Rp.3 triliun di Timur Bekasi

[Property-In.co]-  Sebagai developer baru yang meramaikan dunia properti, Trans Park melalui proyek perdananya yaitu Trans Park @ Cibubur telah membukukan penjualan yang sangat luar biasa.

Resmi di launching 2016 lalu, Trans Park @ Cibubur telah mencatatkan penjualan lebih dari 2.000 unit hanya dalam kurin waktu enam bulan.

Belum genap satu tahun, Trans Park kembali meluncurkan proyek terbarunya yaitu Trans Park @ Juanda-Bekasi pada November 2017 ini.

Ronald Casidy (Batik), Direktur Trans Park

Berdiri di atas lahan 4,8 hektare, Trans Park @ Juanda-Bekasi memiliki lima tower apartemen dengan 5.000 unit, Office Tower, Hotel dengan 200 kamar, Transmart Mall, Theme Park, Eco Park, Private Water Park pertama di Indonesia serta Trans Studio Snow Town yang merupakan wahana Snow Town terbesar di Indonesia.

“Disini kita diharuskan untuk mengikuti perubahan-perubahan terkini agar bisa terus tumbuh. Inilah yang membedakan kami dengan developer-developer lainnya,” ujar Ronald Casidy, Direktur Trans Park yang didampingi General Manager Sales and Marketing Trans Park, Ivan Adrian Widjaja kepada Property-In di Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Terletak di lokasi yang luar biasa, Trans Park @Juanda-Bekasi berada hanya 100 meter dari stasiun KRL Bekasi Timur dan terminal bus. Hanya dengan waktu 10 menit dari LRT Bekasi Timur dan hanya 10 menit dari exit tol Bekasi Barat atau 5 menit dari tol Bekasi Timur.

“Akses transportasi yang sedemikian mudah menjadikan Trans Park @Juanda-Bekasi menjadi pilihan investasi yang menjanjikan,” terangnya.

Lebih lanjut, Ivan menjelaskan, ada tiga tipe apartemen yang ditawarkan di Trans Park @Juanda-Bekasi yaitu tipe studio, 2 Bad Room, 3 Bad Room.

“Untuk tipe studio dengan luas 22 meter persegi kita jual dengan harga Rp290 juta, untuk 2BR dengan luas 50 meter persegi di harga Rp600 juta, sedangkan 3BR dengan luas 73 meter persegi kita jual dengan harga Rp900 juta,” ucap Ivan.

Proyek dengan total investasi mencapau Rp 3 triliun itu sudah memulai pembangunan tahap pertama sejak bulan Oktober 2017. Ditargetkan  akan rampung untuk apartemen di akhir semester tahun 2019.

“Target kami akhir 2019 serah terima untuk apartemen, sedangkan untuk Mall dan office kita targetkan di tahun 2018 sudah rampung,” katanya.

Kedepan, lanjut Ivan, kami masih mempunyai beberapa lahan yang cukup memadai untuk kami ekspansi bisnis. Dalam waktu dekat kami juga akan mengembangkan kota mandiri di dalam kota mandiri di kawasan BSD dengan totak luas mencapai 20 hektare.

“Kami sudah membeli putus seluas 20 hektare lahan milik SML yang rencananya dalam waktu dekat ini kita akan menciptakan kota mandiri di dalam kota mandiri,” tutup Ivan.

Aziz Fahmi Hidayat