Apartemen, Permintaannya Paling Banyak

Apartemen mungkin satu dari sekian jenis properti yang akan paling menguntungkan pada 2017. Permintaan sewa ataupun belinya masih menjadi yang tertinggi sejauh ini. 

Oleh: Fajar Yusuf Rasdianto

Dari semua subsektor properti yang ada, apartemen merupakan salah satu yang dipercaya bakal melejit tahun ini. Keyakinan itu ditangkap beberapa pihak seiring dengan kian menyempitnya ruang kosong di daerah perkotaan, serta momentum kebangkitan properti yang diprediksi bakal dimulai pada kuartal I 2017.

apartemen

Alvin Andronicus, Assistant Vice President Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk (APL), mengungkapkan bahwa dari semua sektor properti, apartemen adalah yang paling menarik untuk tema investasi di tahun Ayam Api. Alasannya cukup jelas, kultur masyarakat Indonesia saat ini telah terbuka untuk mulai tinggal di hunian vertikal.

“Dulu masyarakat kita masih senang tinggal di rumah tapak karena harganya belum terlalu mahal dan jaraknya masih dekat dengan pusat bisnis. Sekarang coba cari rumah yang dekat dengan pusat bisnis, pasti susah. Sekalipun ada, harganya pasti mahal banget,” cetusnya.

Karena itu, sekali lagi, apartemen adalah salah satu sektor yang paling masuk akal untuk berinvestasi tahun ini. Selain harganya masih cukup terjangkau, permintaan akan hunian jangkung ini juga masih terbilang stabil.

Berdasarkan data Colliers Interntional Indonesia, selama beberapa tahun terakhir, tren okupansi pada apartemen di perkotaan tak pernah sekalipun mengalami penurunan yang signifikan. Angkanya cukup konsisten di kisaran 75-80% per tahun. Berbeda dengan subsektor lainnya yang kebanyakan mengalami penurunan—baik dari sisi okupansi ataupun permintaan belinya—selama periode paceklik 2014-2016.

Jika ditelusuri lebih jauh lagi, permintaan terhadap apartemen juga tidak pernah surut drastis seperti yang terjadi pada subsektor properti lainnya di periode yang sama. Hal ini bisa terlihat dari penjualan apartemen Podomoro Golf View, Cimanggis, Depok yang langsung habis terserap sebanyak 4.000 unit dalam kurun delapan bulan semenjak November 2015-Juni 2016.

Fakta nyaris serupa juga terjadi di apartemen lain, yakni Loftvilles City, Ciputat, Tangerang, milik Ruragraha Grup. Dalam tempo hanya sembilan bulan atau selama masa kandungan (Februari-November 2016), dua tower yang dirilis di kawasan superblok tersebut langsung terjual sebanyak 75%.

Keberhasilan penjualan seperti ini hampir tidak muncul pada susektor lainnya, baik rumah, ruko, kawasan industri, kondotel, ataupun perkantoran. Hanya segelintir perumahan yang berhasil mendapatkan penjualan fantastis pada periode itu, contohnya Citra Maja Raya milik Ciputra Grup.

Akan tetapi, itu terjadi lebih karena nama besar Ciputra, bukan lantaran permintaan rumah yang memang sedang tinggi. Sudah rahasia umum bahwa setiap proyek Ciputra selalu laris di pasaran.

Pages: 1 2

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *