MEISTERSTADT : 11 Tower Pengubah Cakrawala Kota Batam

Property-in.co – Beberapa tahun lagi Batam bakal menjadi kota modern yang sangat mahsyur di Asia Tenggara. Megaproyek besutan Pollux Habibie International akan mengubah wajahnya sehingga tampak glamor dan megah layaknya Singapura. 

Oleh: Fajar Yusuf Rasdianto

Selama ini kota Batam memang dikenal sebagai ‘rumah singgah’ bagi wisatawan Indonesia yang hendak menyeberang ke Singapura. Jaraknya yang hanya ‘sedayungan’ dan harga penginapan yang cenderung lebih murah membuat sebagian besar wisatawan kerap memilih kota berpenduduk 1,1 juta jiwa ini sebagai tempat persinggahan sebelum berpelesir ke Singapura.

11 tower batam

Pulau Batam hanya dipisahkan oleh selat selebar 20 km dengan Singapura. Jarak itu dapat ditempuh dalam tempo 45 menit, memungkinkan para wisatawan dengan mudah ‘meloncat’ ke negeri jiran tersebut. Cukup dengan menumpang kapal ferry dari pelabuhan, wisatawan sudah bisa menikmati jalan-jalan murah di Singapura.

“Selain itu, orang-orang yang akan menghadiri meeting di Singapura juga lebih sering menginap di sini. Kalau malam menginap di Batam. Paginya, berangkat meeting. Makanya, tiap malam hotel di Batam itu ramai sekali. Okupansinya bisa mencapai 90%,” tutur Bambang Herdiantoro Director of Project Pollux Properties kepada Property-In saat acara penanaman tiang pancang superblok Meisterstadt di Batam, September silam.

Dalam hajatan tersebut, Bambang yang mengenakan setelan jas hitam dengan kemeja putih mengungkapkan, kebiasaan inilah yang membentuk opini bahwa Batam sebetulnya memiliki peluang besar bagi bisnis properti.

Tidak dimungkiri, opini ini pun menarik Pollux Properties untuk mengembangkan sebuah proyek properti bertaraf internasional di sana. Meisterstadt, superblok seluas 9 hektar pun resmi dirilis Pollux awal tahun ini. Superblok tersebut merupakan proyek kongsian antara Pollux Properties dengan keluarga BJ Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia.

bambang“Keluarga Pak Habibie memiliki lahan 9 hektar di sini. Lokasinya sangat bagus, di Batam Center. Nah, kami mencoba menjalin kerja sama dengan mereka. Akhirnya, setelah kerja sama terjalin, kami pun membentuk satu unit usaha baru bernama Pollux Habibie International,” cerita Bambang sembari melirik Ilham Habibie, anak pertama BJ Habibie yang juga ikut hadir di acara konferensi pers kala itu.

Komposisi kepemilikan saham proyek ini adalah: 49% untuk keluarga Habibie, dan 51% untuk Pollux Properties. Pihak Pollux bertanggung jawab atas pembangunan proyeknya, keluarga Habibie berlaku sebagai penyedia lahannya.

Visi Besar Habibie

Hamparan lahan yang dimiliki keluarga Habibie memungkinkan Pollux sebagai perancang sekaligus pelaksana pembangunan dapat mengeksplor masterplan-nya sedemikian rupa, sehingga menghasilkan sebuah karya yang sangat istimewa.

“Kami mencoba merancang semuanya dengan sangat hati-hati dan teliti. Setiap aspek kami perhatikan, mulai dari segi infrastruktur, lokasi, fasilitas, serta konsep dan hal-hal apa saja yang dibutuhkan konsumen nantinya. Ini akan menjadi karya yang sangat besar,” ungkap Bambang.

Meisterstadt diproyeksikan menjadi superblok terlengkap di kota Batam, bahkan Indonesia. Sebelas tower yang menjulang tinggi akan dibangun di sana. Tower perkantoran setinggi 100 lantai, delapan tower apartemen dengan 35-45 lantai, satu rumah sakit 15 lantai, satu hotel 50 lantai, dan satu universitas akan mengubah cakrawala kota yang berada di garis pelayaran internasional itu.

Saat ini warga atau wisatawan di Batam pergi ke Puncak Senyum (daratan tertinggi di kota Batam) untuk melihat gemerlapnya Singapura di malam hari. Kelak, mereka akan datang lagi ke puncak itu tapi untuk menikmati gilang gemilang cahaya dari negaranya sendiri, yakni cahaya gemerlap dari superblok Meisterstadt.

“Kami berharap pembangunan superblok ini tak hanya sebagai hunian atau tempat tinggal saja, melainkan juga dapat menjadi landmark baru bagi kota Batam. Dan juga dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan masyarakat serta ekonomi di kota ini,” ujar Yoseph Eduardus, General Manager Operational Meistestadt Pollux Habibie International.yoseph

Karena sejatinya, lanjut Yoseph, Meisterstadt dibangun dengan tujuan menciptakan area komersial bertaraf internasional—yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Batam memang telah resmi menjadi zona perdagangan bebas untuk kawasan Asia sejak 2009.

“Ini cita-cita Pak Habibie. Dan cita-cita inilah yang kami harapkan dapat membantu perekonomian kota Batam, bahkan juga Indonesia,” tegasnya.

Belum Setahun Sudah Soldout

Sekarang, proyek berskala internasional yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan ekonomi Batam ini pun telah mulai dibangun. Pemasangan tiang pancang pembangunan tahap pertama yang terdiri dari 2 tower apartemen (Auslesen Tower dan Bluhen Tower) pun telah dilaksanakan.

Unit-unit di dua tower ini dipatok dengan harga 300 juta – 800 juta rupiah. Paling terjangkau dibandingkan proyek lain di lokasi yang sama.

Namun, meski dijual dengan harga sangat terjangkau, fasilitas yang disematkan pada tower-tower apartemen ini tetaplah berkelas. Mereka tidak hanya sekadar menyediakan fasilitas publik seperti mal, rumah sakit, universitas, dan perkantoran saja. Di luar itu, Meisterstadt juga memberikan fasilitas penunjang seperti; central park, individual thematic pool, children playground, reflexology path, spa & gym, dan sejumlah fasilitas berkelas lainnya.

Tidak aneh jika penjualan unit-unit, baik ruko maupun apartemen, di Meisterstadt pun sangat diminati para investor dan end-user. Bahkan, partemen dan ruko di kawasan superblok ini pun tidak hanya diserap para pembeli lokal saja, melainkan juga para ekspatriat. “Komposisi pembelinya, 95% lokal, dan 5% pembeli asing,” ungkap Yoseph.

Saat ini, penjualan kedua tower tersebut telah habis disantap pembeli. Sekitar 1.300 unit apartemen dan 130 ruko di Meistersetadt yang dilego langsung diserbu pembeli semenjak pertama kali launching.

Hal ini menunjukkan betapa proyek tersebut memang memiliki potensi sangat besar. Sebab, selain konsepnya ciamik, lokasi superblok ini juga sangat strategis. Letaknya tepat berada di tengah kota Batam, dan dikelilingi sejumlah fasilitas penunjang yang sangat mumpuni.

Jaraknya dengan beberapa tempat hits di Batam sangatlah dekat. Contohnya: 5 menit ke Batam Center Ferry Terminal; 5 menit ke Mega Mall Batam Center; 10 menit ke Nagoya Hills & Batam City Mall; dan 18 menit ke Hang Nadim International Airport. Jelas, potensi investasinya tidak perlu diragukan.

“Meisterstadt sendiri telah menjadi instrumen investasi paling berpotensi di kota Batam. Lokasinya yang berada di jantung kota, membuat superblok ini mempunyai nilai investasi yang paling baik di sini,” tutupnya. □

 

Bersiap Meluncurkan Tower Tahap DuaDemi melanjutkan kesuksesan dua tower pertamanya, Pollux kini mulai kembali merencanakan peluncuran tower tahap kedua. Mereka sedang menunggu waktu yang pas untuk merilis dua tower lagi. Namun, kapan detail waktu dan tempatnya belum bisa dipastikan.

“Yang pasti kami sedang menunggu momen yang tepat. Bisa tahun ini, bisa juga tahun depan. Tapi, harapannya sih bisa di-launching tahun ini,” ujar Nico Po, CEO Pollux Property, dalam acara ground breaking pembangunan fase pertama Meisterstadt.

Keseluruhan pembangunan kawasan superblok Meisterstadt ini direncanakan selesai pada 2024. Sementara penyelesaian tahap satu dan dua diplot bakal rampung pada 2019.

 

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *