Desi Yuliana: Melakukan Jurnal Syukur

Property-in.co – Salah satu kunci sukses penjualan sebuah properti tentu terletak pada tim sales dan marketing. Boleh dikatakan, merekalah garda terdepan yang melakukan penetrasi pasar. Jika penjualan sebuah properti sukses, dapat dipastikan mereka memiliki tim sales dan marketing yang solid.

desi yuliana proprty-in.coUntuk menggali cerita keberhasilan itu, kami menemui Desi Yuliana selaku Sales & Marketing Director PT Megapolitan Development Tbk. Nama Megapolitan tentu tidak asing bagi warga Cinere Depok dan sekitarnya. Sejak 1976 hingga kini, pengembang lawas ini terus berekspansi menata ‘wajah’ cinere menjadi kawasan elite.

Setelah sukses menjual 48 unit hunian eksklusif di Cinere, kini mereka sedang membangun central business distric (CBD) bernama Centro Cinere seluas 15 hektar. Ada mal, perkantoran hingga apartemen yang siap menjadi pusat bisnis terbaru di Cinere. Kini Mal Cinere Bellevue mulai beroperasi. Pembangunan apartemennya pun memasuki tahap 2. Total, tercatat sudah 1.080 unit apartemen yang terjual.

Ya, sosok Desi tentu tidak bisa dilepaskan dari kesuksesan Megapolitan dalam menjual propertinya. Di pengujung 2012, dirinya ditunjuk menahkodai tim sales dan marketing Megapolitan. Prestasinya pun cukup cemerlang walaupun tahun itu menjual properti mulai sulit. Ia sukses membukukan kenaikan penjualan 200%, meski kala itu dirinya tidak memiliki background properti sama sekali.

Lalu, apa rahasianya? Menurut Desi, kuncinya adalah membangun karakter kesuksesan. “Bagi saya membangun karakter itu sangat penting. Saya punya motto lakukan atau tidak sama sekali. Jadi jangan setengah-setengah,” kata Desi di Galeri Marketing Megapolitan.

Namun, tambah Desi, bukan berarti kita menghalalkan segala cara dalam artian tidak jujur. “Saya yakin, bahwa kebaikan akan dibalas dengan kebaikan. Untuk itu saya mengajarkan kepada tim saya untuk selalu melakukan jurnal syukur.”

Setiap pagi, Desi mengaku selalu melakukan jurnal syukur bersama tim sales dan marketing. “Jika kecerdasan spiritual mereka baik, maka otomatis kecerdasan emosi mereka juga baik sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan dengan baik,” kata Desi sambil beranjak pergi untuk meeting pagi.

Richardus Setia Gunawan

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *