10 Raja Properti Global

Property-In.co – Industri properti sudah sejak lama dianggap sebagai salah satu bisnis paling menjanjikan di dunia. Tak pelak hal ini memikat banyak pengusaha untuk mencoba peruntungan di bisnis ini.

Pesona properti yang seakan tidak pernah luntur juga membawa para pengembang properti global semakin giat mengembangkan proyeknya ke seluruh penjuru dunia. Berikut ini adalah 10 developer besar yang aset propertinya tersebar luas di banyak negara di dunia.

39-Conduit-RoadHenderson Land Development (Hong Kong)
Firma properti Henderson Land Development, pionir industri properti di Hong Kong, didirikan pada 1981 oleh Lee Shau Kee.

Seiring berjalannya waktu Henderson Land pun kerap memenangi banyak penghargaan untuk proyek-proyek yang dimilikinya.

Antara lain penghargaan sebagai high quality new homes dan commercial developments.

Henderson Land yang terkenal sebagai investor bangunan kantor dan mal di Hong Kong, memiliki deretan portofolio yang acap menjadi icon.

Beberapa portofolio yang terkenal adalah International Finance Centre (IFC) di Hong Kong dan World Financial Centre di Beijing. Sedang untuk residensialnya adalah 39 Conduit Road, The Gloucester, dan Double Cove.

Dalian-Wanda-Group_movie-parkDalian Wanda Group (China)
Dalian Wanda Group didirikan pada 1989 oleh Wang Jianlin di Provinsi Lioning, Dalian, China.

Karena prestasi dan pengalamannya, nama Dalian kini masuk ke jajaran developer terbesar di Negeri Panda. Hal ini terlihat dari aset perusahaan yang mencapai 534,1 miliar yuan (US$85,6 miliar) pada 2014. Bukan hanya itu, Dalian juga telah menjadi salah satu jaringan operator bioskop terbesar di dunia.

Bersama AMC Entertainment yang menjadi operator jaringan di China dan Amerika Serikat, nama Dalian pun kini semakin mencuat.

Sun-Hung-Kai-PropertiesSun Hung Kai Properties (Hong Kong)
Sun Hung Kai Properties adalah developer properti terbesar di Hong Kong.

Perusahaan ini memiliki bank tanah sebesar 49,5 juta m2, yang terdiri dari 20,8juta m2 lahan yang sedang dalam tahap pengembangan, serta 28,7juta m2 lahan yang sudah selesai.

Dengan land bank seluas itu, saat ini mereka merupakan pemilik tanah terbesar di wilayah Hong Kong.

Beberapa proyek Sun Hung Kai yang paling dikenal adalah International Commerce Centre di Kowloon Barat. Selain itu, ada juga International Finance Centre di Hong Kong dan Central Plaza di Wan Chai.

K11-Tsim-Tsha-TsuiChow Tai Fook Enterprises (Hong Kong)
Perusahaan ini sebenarnya mewakili banyak industri. Namun seiring berkembangnya industri properti, akhirnya Chow Tai Fook pun melirik bisnis tersebut.

Melalui entitas bisnisnya, yakni firma New World Development yang didirikan pada 1972 di Hong Kong, Chow Tai mulai serius menggarap bisnis properti.

New World Development kini telah berhasil mengembangkan proyek kawasan ritel unggulan, yakni K11 di Tsim Tsha Tsui, mal seni pertama di Hong Kong.

Selain kawasan ritel komersial, New World juga membangun banyak proyek lainnya seperti hotel, apartemen, dan salah satu perumahan terbaik di Hong Kong. Proyek pengembangan New World saat ini juga sudah merambah pasar China.

Chinese Estates Holdings (Hong Kong)
Perusahaan ternama ini terlibat dalam pengembangan, penjualan, dan penyewaan properti di Hong Kong, Macau serta daratan China. Portofolio pengembangan properti mereka antara lain perumahan 55 Conduit Road dan No. 12 Shiu Fai Terrace di Hong Kong serta Estates Plaza, komersial yang menjadi salah satu icon di Chendu, China.

Trump-HollywoodTrumph Real Estate (AS)
The Trump Organization adalah salah satu merek real estate mewah di dunia. Dengan nama Trump sebagai ciri khas dari setiap proyek yang dibangunnya, Trump kini memiliki dominasi global di dunia properti.

Kemewahan setiap desainnya membuat Trump kini berhasil masuk dalam jajaran nama-nama besar developer dunia.

Banyak proyek pengembangan imperium bisnis Donald Trump ini yang sudah dikenal dunia, dua di antaranya Trump Hollywood di Amerika dan Panama City di Panama.

Vornado Realty Trust (AS)
Perusahaan yang dipimpin oleh Steven Roth ini merupakan salah satu pengembang dengan proyek-proyek besar di Amerika. Vornado memiliki fokus pembangunan di New York dan Washington DC.

Lahan seluas 30 juta m2 yang dimilikinya di Washington DC, New York, San Fransisco, Manhattan dan Chicago telah disulapnya menjadi bangunan-bangunan mewah. Salah satu karya Vornado yang menjadi ikon adalah 555 California Street di San Fransisco.

Far East Organization (Hong Kong)
Perusahaan ini telah mengembangkan lebih dari 700 hotel, mal dan kondominium di Singapura dan Hong Kong, Tidak heran bila namanya masuk dalam daftar developer terbesar di dunia. Ekspansinya ke Australia dengan membeli Clocktower Square di Sydney dan Perth’s Harbour Town Center pun semakin melambungkan nama Far East di kancah global.

Las Vegas Sands Corp (AS)
Nama Las Vegas Sands Corp masuk dalam daftar nama developer besar di Amerika Utara dan Asia. Pengembangan Marina Bay di Singapura menjadi salah satu bukti nyata seberapa besar pamor Sands Corp di mata dunia. Beberapa proyek lainnya di Las Vegas dan Macau, China semakin menguatkan nama mereka sebagai pengembang besar yang mendunia.

Irvine Co (AS)
The Irvine Company mempunyai daftar panjang portofolio properti komersial dan residensial, termasuk 50.000 apartemen, 40 juta m2 ruang perkantoran dan 8 juta m2 pusat pertokoan di Orange County, San Diego, Los Angeles dan Silicon Valey. Tidak hanya itu, Irvine Co juga memiliki 3 klub golf dan 5 marina. Pengembangan proyeknya yang begitu besar membuat namanya pantas disematkan sebagai salah satu pengembang besar di dunia. – Fajar/dari berbagai sumber

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *