Investasi Eksotis dari Kota Pahlawan

Property-In.co – Mengusung tema green smart living, superblok seluas 3,5 hektar ini menawarkan eksotisme investasi di Surabaya. Beberapa tahun belakangan, Surabaya menunjukkan geliat investasi membanggakan.

Banyak perusahaan besar yang membuka pabriknya di sana. Kemudahan akses menuju Indonesia bagian tengah dan timur menjadi salah satu pemicunya. Peluang itu jelas tak luput dari perhatian para developer.

PT PP Properti Tbk, misalnya. Badan usaha milik negara (BUMN) ini pun menangkap potensi itu. Bermodalkan lahan seluas 3,5 hektar, mereka lantas mengembangkan proyek superblok di sana.

“Grand Sungkono Lagoon (GSL) adalah proyek pertama kami di Surabaya,” tutur Giyoko Surachmat, Director of Business Development PP Properti, ketika ditemui Property-In di Jakarta, Januari lalu.

Berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, superblok Grand Sungkono Lagoon (GSL) mengusung konsep green, healthy, dan smart building. Konsep ini mengambil tema nyaris serupa dengan proyek-proyek PP Properti sebelumnya. Bedanya, konsep tersebut lebih disesuaikan dengan kondisi iklim Surabaya. “Sangat pas untuk Surabaya yang terkenal gersang,” ujarnya.

Konsep hijau yang dipadu dengan gaya hidup masa kini menjadi ide dasar pengembangan superblok GSL. Lagoon atau danau dibuat menyatu dengan kawasan komersial dan huniannya. Sekurangnya-kurangnya, 1 hektar tanah diinvestasikan untuk lahan terbuka hijau.Grand-Sungkono-Lagoon_front

Saat ini, GSL menjadi satu-satunya superblok Surabaya yang mengangkat smart home technology sebagai konsepnya. Teknologi canggih dioptimalkan untuk mengendalikan berbagai fitur elektronik dalam hunian demi mempermudah penghuni dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.

Pemilik unit pun tidak perlu khawatir jika harus meninggalkan apartemen untuk waktu yang lama. Meski berada jauh, penghuni juga tetap dapat memonitor keamanan apartemennya. “Dengan smartphone, mereka dapat mengatur suhu ruangan, atau mematikan lampu apartemen, di mana pun mereka berada,” tutur Giyoko.

Hanya 1 Menit

Selain itu, superblok ini juga menawarkan lokasi dan akses yang bagus. Lokasinya yang berada di antara dua kawasan central business district (CBD)—Jalan HR Muhamad dan Jalan Mayjend Sungkono—memungkinkan penghuni menikmati fasilitas-fasilitas publik seperti rumah sakit ataupun sekolah internasional dengan jarak hanya ‘sejengkal’ saja.

Bukan hanya itu, superblok ini juga dikelilingi oleh 5 lapangan golf besar sehingga nuansa premiumnya amat terasa. Terlebih lagi, akses yang sangat dekat ke Tol Satelit yang menghubungkan Surabaya dengan kota-kota lain, seperti Sidoarjo, Malang, Mojokerto, Gresik serta Pelabuhan Tanjung Perak dan Bandara Internasional Juanda.

Jarak tempuhnya sangat dekat, hanya sekitar 1 menit. “Beberapa tahun lagi akses menuju kawasan ini juga akan dilewati MRT dan underpass,” tambah Giyoko.

Fasilitas hiburan pun tidak perlu ditanyakan. Grand Sungkono Lagoon didesain lengkap dengan life style mall sebagai fasilitas hiburannya. Mal itu nantinya akan diisi oleh Cinemax, Kidzania, dan juga tentunya tenant-tenant food & beverage.

“Fasilitas ini dapat dimanfaatkan baik oleh penghuni ataupun pengunjung,” ujarnya. “Dengan banyaknya tenant food & bevarege, mal ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana hang out keluarga.”

Saat ini GSL masih dalam tahap pembangunan. Ada dua tower apartemen yang sedang dibangun di sana. Yang pertama, Venetian; tower kedua diberi nama Caspian—seperti nama laut di Rusia. Caspian didesain sedikit berbeda dengan Venetian. Fasadnya dibuat sangat futuristik. Huniannya didesain dengan tipe berbeda di setiap lantai. Tidak ada pilar yang menghalangi pemandangan.

Ini semua diciptakan agar penghuni dapat menikmati view terbaik. Tipe unitnya lebih bervariasi sehingga calon pembeli dapat memilih sesuai keinginan masing-masing. Selain itu, tower ini juga didesain dengan layout ruangan yang sangat unik. Desainnya memungkinkan dua unit yang berdampingan dilebur menjadi satu.

Tata ruang pun dapat diubah sesuai keinginan. Pembeli yang memiliki dana lebih bisa memiliki tiga unit sekaligus dan menyatukannya tanpa kesulitan.

100% Setahun Grand-Sungkono-Lagoon_-Caspian
Ada beberapa unit di kedua tower tersebut yang dibuat lebih mewah.. Unit mewah tersebut memiliki fitur istimewa berupa private lift dan balkon spesial sebagai tambahan. Harga luxury unit ini dibanderol 50 juta per m2.

Dengan konsep unggul seperti itu, tak heran jika unit-unit apartemen di GSL menjadi incaran. Sekarang, seluruh unit di tower Venetian sudah habis terjual. Dari total 400 unit di 40 lantai tidak satu pun yang tersisa.

Sangat wajar pula jika gain di kawasan ini juga menunjukkan peningkatan signifikan. “Satu unit studio yang pada 2014 dijual 400 juta, harganya sekarang sudah 800 juta. Peningkatan gain-nya mencapai 100% setahun,” kata Giyoko.

Sementara tower Caspian, yang baru dirilis pada 2015, sudah terserap 40%. Dengan total 578 unit, sekitar 231 unit sudah terjual. Melihat hal ini, Giyoko yakin tower kedua juga akan menyusul sukses tower sebelumnya.

Optimisme itu tentu terkait dengan kondisi ekonomi nasional tahun lalu. Meski dilanda kelesuan ekonomi, penjualan Caspian tetap menunjukkan angka yang membanggakan.

Karena itu, Giyoko optimistis kesuksesan tower pertamanya bakal tertular pada tower kedua. Apalagi konsep yang diusung GSL memang sangat ciamik.

Targetnya, akhir tahun ini seluruh unit di tower kedua itu juga akan habis terjual. Konsep cemerlang dan lokasinya yang strategis pasti mengundang minat konsumen dan investor.

Terbukti, 60% dari seluruh unit yang terjual di sana ternyata diboyong oleh investor. Para investor tentunya takkan sembarang menanamkan investasi.

GSL dinilai tepat untuk mereka mengembangkan pundi-pundi uang. Ibarat tanah pertanian, kawasan ini merupakan sebidang sawah dengan pupuk alami. Subur sebagai lahan investasi.

Pemilihan lokasi tepat, konsep cemerlang, dan daya investasi yang tinggi adalah kunci. Tak heran bila Grand Sungkono Lagoon berhasil meraih Top Property Award 2016 untuk kategori superblok di kota Surabaya. Mereka mampu meramu beragam keunggulan yang menambah eksotisme investasi di Kota Pahlawan. – Fajar Yusuf Rasdianto/toppropertyaward.com

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *