Lokasi, Konsep, dan ‘Gain’

Property-In.co – Properti yang mengutamakan lokasi saja belumlah cukup. Agar bisa lebih memikat konsumen, developer juga harus memiliki konsep yang bagus. Bila tidak ada aral merintang, tahun depan Anda bakal menyaksikan sebuah apartemen unik dan futuristik di Jalan Casablanca, Jakarta Selatan. Namanya One Casablanca Residence.

Dikatakan unik karena apartemen karya Forzaland ini memiliki arsitektur fasad yang menganut gaya ultra free space modern art. Dua lekukan di bagian atasnya memberikan nuansa keindahan. Tak pelak, hunian jangkung tersebut akan menjadi obyek seni luar ruang yang menghiasi pemandangan kawasan itu.

“Desain yang kami jual adalah unik dan belum ada di Indonesia,” kata  Andreas A. Pramudya, Vice President Business Development ForzaLand. Dalam hal ini, konsep desain mereka berakar pada passion, lifestyle, dan kreativitas untuk menjawab kebutuhan good healthy living.

Semua Serba One One-Casablanca-Residence
ForzaLand didirikan pada 2011 oleh Dedy Widiyanto dan Freddy Setiawan. Keduanya memiliki back ground di bisnis pertambangan dan otomotif premium. Tak heran bila nama perusahaan ini diadopsi dari Forza GT3, ajang balap yang pernah mereka ikuti.

“Kemudian saya dan Pak Ali bergabung—kami punya background di konstruksi—untuk sama-sama membangun sesuatu yang baru,” kata Andreas yang saat wawancara ditemani oleh Ali Sutra, Vice President Project ForzaLand.

Proyek perdana mereka adalah apartemen One Casablanca Residence atau sering disingkat “One-C”. Sebagai informasi, setiap produk ForzaLand dilabeli kata ‘One’—misalnya One Azure, One Velvet, One Uluwatu—untuk menegaskan bahwa proyek itu unik dan berbeda. Lokasi di Casablanca dipilih karena bagus dan strategis, masih di lingkungan segitiga emas Jakarta.

“Lokasi kami sangat dekat dekat fly over non-tol. Akses kami sangat mudah dicapai tanpa harus melewati banyak kemacetan,” ungkap Ali. “Jadi penghuni akan menikmati privasi. Mereka tidak akan macet keluar-masuk apartemen karena (gedungnya) tidak dibarengi dengan mal dan kantor.”

One Casablanca dibangun di atas lahan 3.200 meter persegi (m2), tidak terlampau besar. Otomatis unit yang tersedia tidak banyak, hanya 215 unit—ini sesuai dengan konsep privacy. Targetnya, pembangunan akan selesai dan diserahterimakan pada pertengahan 2016.

Untuk urusan arsitektur, ForzaLand memakai jasa Mirage International, desainer dari Singapura. Bangunannya terdiri dari 27 lantai: 18 lantai untuk apartemen, 6 lantai untuk parkir dan sisanya untuk bagian marketing.

Luas unit One-C berbeda-beda. “Semuanya varian. Karena kami bukan desain produk massal tapi lebih ke arah butik,” kata Andreas.  Tipe 1 bedroom (BR) berukuran 45-50 m2, sementara apartemen lain umumnya di bawah 30 m2. Sedangkan tipe 2 BR berukuran 75-95 m2 dan 3 BR luasnya 105 m2.

Terkait dengan masalah privasi dan keamanan, penghuni unit 3 BR mendapatkan private lift, sedangkan unit 2 BR mendapatkan semi private lift. Kedua tipe unit ini juga diberikan dedicated parking lot, sementara penghuni unit 1 BR berbagi parkir tapi masih dalam rasio yang nyaman (70%). Unit Penthouse dengan fasilitas private pool & sky garden juga tersedia bagi mereka yang mendambakan privasi ekstra.

Kenyamanan ala super-life memang amat diperhatikan di sini. Tengok saja fasilitas-fasilitas yang disajikan. Ada kolam renang yang mendekati olympic size; Airbone Gym, desain ruang fitness dibuat melayang dengan view langsung ke kolam renang; balkon di tiap kamar cukup luas dan nyaman bagi penghuni.

“Kami juga memperhatikan greenery,” lanjutnya. Di bagian paling atas terdapat taman terbuka (rooftop garden) yang dipenuhi dengan beragam jenis tanaman. Begitu pula di sekitar area gedung. Alhasil,  meskipun berada di tengah kota, suasananya tetap terlihat hijau.

Batal Melepas
Menurut Andreas, One Casablanca membidik konsumen SES AB+, terutama ekspatriat yang berkantor di Kuningan, Sudirman dan Gatot Soebroto. Segmen eksekutif muda dan keluarga muda juga dibidik. “Itulah kenapa tipe 1 bedroom kami luasnya 50 m2, agar mereka bisa tinggal dengan nyaman. Tidak terkungkung dalam ‘kandang’ berjendela kotak-kotak.”

Pemasaran One-C sudah dimulai sejak Juni 2013. Saat ini sudah 90-95% unit terjual, tinggal beberapa unit saja yang sengaja disimpan. Pembelinya kebanyakan investor (sekitar 60%). Maklum, saat launching banyak diserbu investor. Tapi pasar secondary-nya kini sudah mulai jalan sehingga mulai bergeser ke end-user.

Ada pula beberapa investor mereka yang akhirnya tidak jadi melepas unitnya lantaran melihat praktisnya kendaraan keluar-masuk karena dekat fly over non-tol. Padahal semula mungkin niatnya mau dijual kembali.

Yang jelas, lanjut Andreas, capital gain yang diraih investor bisa 70% lebih. Contoh, unit yang terkecil mereka awalnya dibuka seharga 1 miliar, sekarang sudah mencapai 1,7 miliar. “Kalau disewakan potensinya sekitar 27 juta per bulan. Harga ini mengacu pada unit kompetitor terdekat yang luas unitnya lebih kecil.”

Andre menegaskan bahwa ForzaLand tidak mau mengambil profit terlalu besar supaya pelanggan mereka juga bisa menikmati gain. “Jadi kami berbagi profit dengan loyal customer supaya mereka bisa enjoy berinvestasi di ForzaLand.”  – David S. Simatupang  

Raffi-AhmadRaffi Ahmad, Kuncinya KesabaranSetahun menjelang berumah tangga, artis Raffi Ahmad (28) tampak mulai cermat mengatur keuangannya. Bila dulu sering beli kendaraan mewah, kini Raffi banting setir. Pria yang menikah dengan Nagita Slavina pada Oktober 2014 itu belakangan giat membenamkan uangnya di bisnis properti, khususnya apartemen.

Tidak tanggung-tanggung, mengendus peluang cuan besar, dia memboyong 1 unit apartemen One Casablanca dan 10 unit One Azure—keduanya besutan ForzaLand. “Raffi memang loyal customer kami. Dia melihat suatu konsep yang berbeda dengan apartemen lain, baik dalam desain dan lokasi,” kata Andreas A. Pramudya.

“Saya sengaja ambil properti dari harga awal, saat pre-launching, jadi setelah launching akan naik,” kata Raffi kepada Kompas.com. Strategi jitu. Harga unit-unit apartemen miliknya kini sudah melambung. Apartemen di One Casablanca, misalnya. Semula dibeli seharga Rp2,4 miliar; sekarang sudah di atas 3,3 miliar.

Menurut Raffi, kunci utama dalam berinvestasi properti adalah kesabaran. “Kita harus sabar karena 1-2 tahun itu [harga] pasti akan naik. Investasi properti itu enggak bakal rugi karena bisa kita sewakan, dan bisa kita jual kembali.”

About The Author

Related posts