Kondotel – Investasi Bebas Stres

Property-in.co – Lupakan saja deposito, obligasi maupun franchise sebagai pilihan investasi saat ini. Prinsip investasi, yakni bebas risiko dan meraup keuntungan maksimal, niscaya sulit ditemukan pada pilihan-pilihan tersebut. Ada baiknya kita melirik properti sebagai mainan investasi terbaru.

Produk-produk properti saat ini boleh dibilang berada pada titik paling ideal sebagai medium untuk menanam uang. Pilihannya juga beragam: hunian landed, vertical, bangunan komersial (ruko/rukan), office tower, dan hotel. Semuanya berpotensi mendatangkan rezeki melimpah karena sejatinya dalam properti tidak ada istilah rugi.

Pertumbuhan industri properti secara keseluruhan memang tengah menuju kepada tren positif. Hal ini didasari oleh tingginya kebutuhan konsumen akan hunian dan meningkatnya gairah para investor,  yang meyakini bahwa investasi properti cenderung aman dan tidak tergerus kondisi ekonomi yang sedang labil—meski saat ini mesti berhadapan dengan naiknya BI Rate di angka 7,75%. building-kondotel

Di antara beragam jenis properti, salah satu yang sedang naik daun adalah kondotel. Model hunian modern ini mengusung konsep seperti hotel yang memberikan kenyamanan super kepada penghuninya. Sementara dari sisi bisnis, kondotel menawarkan pendapatan pasif yang menggiurkan di tengah pertumbuhan pusat bisnis dan pariwisata (MICE).

“Ini bisa dijadikan salah satu pilihan investasi yang baik,” ujar Novitra Savitri, perencana keuangan dari OneShildt Financial Planning. Risikonya kecil, harga selalu naik, dan tingkat pengembalian modalnya pun cenderung cepat. Dengan sejumlah keistimewaan tersebut, kondotel boleh dibilang investasi ‘bebas stres’.

Kondotel memang merupakan alternatif pilihan investasi yang ‘seksi’, selain model hunian vertikal lainnya seperti apartemen. Sesungguhnya, baik apartemen maupun kondotel sama-sama bisa memberikan keuntungan bagi pemiliknya.

Hanya saja, investasi di apartemen kerap timbul kendala dalam mencari penyewa—meski bisa meminta bantuan broker dengan kesepakatan fee sebesar 5%—dan urusan desain interior. Nah, bagi yang ogah dipusingkan dengan dua persoalan di atas, mereka bisa menjajal investasi kondotel.

Kondotel pada dasarnya apartemen juga, tapi berbeda dari sisi pengelolaannya. Bila apartemen dibeli untuk dihuni atau disewakan sendiri oleh sang pemilik; kondotel, begitu dibeli, langsung dikelola oleh pihak manajemen hotel yang dipercaya sebagai sebuah hotel.

Biasanya ini sudah ditentukan oleh pengembang yang menggunakan jasa hotel-hotel luar negeri—seperti Horison, Swiss-Belhotel, Best Western Premier, dan lain sebagainya—namun ada juga yang asli lokal seperti Grup Panghegar.

Dengan demikian, pemilik yang memang berniat untuk berinvestasi bisa mendapatkan keuntungan rutin dari unitnya tersebut tanpa perlu repot-repot ikut mengelola.

Dalam perkembangannya, kondotel bukan cuma menjadi alternatif hunian masyarakat di tengah tingginya kebutuhan hunian di Indonesia. Namun, juga menjadi peluang bisnis yang legit dan memiliki kekuatan untuk membuat investor bertambah kaya.

Mengapa demikian? Sebab, prinsip utama investasi kondotel ialah membiarkan uang bekerja sendiri bagi pemiliknya. Istilah kerennya: property cash machine.

Menanamkan uang dalam bentuk investasi kondotel tentunya merupakan pilihan tepat saat ini, bukan sekadar alternatif di tengah turbulensi ekonomi yang relatif cepat. Pasalnya, di samping mendapatkan hidden profit dalam bentuk capital gain 5-10%, konsumen juga akan memperoleh yield income dalam bentuk ROI yang rata-rata 9% tiap tahun.

Ada pula kepastian dalam bentuk rental guarantee 2-3 tahun pertama—bahkan, ada pemain yang memberikan rental guarantee sampai lima tahun.- Aziz Fahmi Hidayat, Property Cash Machine