Dreams Come True

Property-in.co – Kalau para artis umumnya menanamkan uang jerih payah mereka ke bisnis yang tidak jauh-jauh dari dunia entertainment, tidak demikian halnya dengan Sandra Dewi. Artis cantik yang memulai debut lewat film Quicky Express ini justru jatuh cinta pada dunia properti. “Berbisnis properti memang impian saya sejak dulu,” kata pemiliki nama lengkap Monica Nichole Sandra Dewi Gunawan ini.

Sandra-Dewi

Namun, berbisnis properti bukanlah perkara mudah. Setidaknya butuh waktu tujuh tahun untuk mempersiapkannya. Dunia properti kini sedang dijalaninya dengan serius. Saking seriusnya, Sandra sampai rela blusukan ke pasar-pasar tradisional hingga ke hotel bintang lima. “Aku benar-benar harus total. Di sini aku banyak belajar,” kata Sandra yang juga terdaftar sebagai komisaris di Hotel Tanjung Benoa, Bali.

Lantas, apa yang memotivasi Sandra dalam menggeluti dunia properti? “Selalu berusaha dan berdoa kepada Tuhan adalah hal utama yang harus dilakukan untuk mengejar semua mimpi saya,” ujar perempuan kelahiran Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 8 Agustus 1983 ini.

Mimpi-mimpi itu kini membawanya ke dalam kenyataan. Dreams come true. Pada 2014, Sandra menggapai salah satu mimpinya lagi: bergabung dengan perusahaan besar di bidang properti, Paramount Enterprise. Namun, ia masih menyimpan satu impian yang hingga kini masih diperjuangkannya.

“Berbisnis properti memang impian saya sejak dulu,”- Sandra Dewi

Yakni membangun kawasan superblok di luar Jakarta—rencananya di Sumatera—yang terdiri dari perumahan, rumah sakit, sekolah serta berbagai fasilitas lainnya.

Oleh karena itu, ia menyayangkan bila ada orang yang terlalu malas mengejar mimpi-mimpinya. “Untuk semua orang yang memiliki mimpi, wake up! Jangan biarkan kita hidup untuk mimpi! Mimpi itu harus kita gapai. Sertai pula dengan doa agar mimpi-mimpi kita tercapai,” kata Sandra usai ground breaking Ellista Village, Paramount Land, di Gading Serpong pertengahan November lalu. Caca Casriwan

About The Author

Related posts